M. Lutfi Khambali Nahkodai PAC GP Ansor Benjeng 2019-2021

Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik, mengelar Konfrensi PAC GP Ansor, Minggu (3/2/2019). Bertempat di Aula Pondok Pesantren Annuriyah Benjeng.

Kegiatan yang dihadiri ranting GP Ansor se-Kecamatan Benjeng ini dibuka oleh Agus Junaedi selaku Ketua PC GP Ansor Gresik. Hadir pula undangan dari Muspika Benjeng dan Pengurus IPNU IPPNU dan MWC NU Benjeng.

Dalam sambutannya Agus Junaedi berharap hasil konfrensi ini akan mampu menggelorakan kader-kader Ansor semakin bersemangat berkhidmah di bawah bendera Ansor dan NU.

“Siapapun yang terpilih adalah kader terbaik Ansor Benjeng,dan mari bersama sama kita berkhidmah di bawah bendera Ansor dan NU,” pungkasnya

Pada proses penjaringan terpilih enam kandidat calon ketua umum PAC GP Ansor Benjeng, yakni Samsul Arif, Jad Abid, Arienal Haq, Sholeh dan M. Luthfi Khambali. Pada proses Pemilihan yang dipimpin oleh Al ushudi dari PC Ansor Gresik, terpilih M. Lutfi Khambali sebagai ketua Umum PAC GP Ansor Benjeng Priode 2019-2021.

Pada sambutannya M. Luthfi Khambali berharap dukungan dan kerja sama kader-kader Ansor di ranting-ranting, baik pemikiran dan tenaga untuk berkontribusi dan memajukan Ansor. “Mari bersama sama memajukan Ansor Benjeng, berkhidmah di bawah bendera Ansor dan NU,” tegas Luthfi. (had/abi)

sumber : http://portaltiga.com/m-lutfi-khambali-nahkodai-pac-gp-ansor-benjeng-2019-2021/

Share Button

Lailatul Ijtima MWC NU Gresik

Ahad, 20 Januari 2019 MWC NU Gresik menggelar Lailatul Ijtima di Ranting Tlogopojok tepatnya di Masjid Roudhotul Jannah. Kegiatan tersebut dihadiri segenap Pengurus MWC NU Gresik, perwakilan Pengurus Ranting NU, Badan Otonom NU, serta nahdliyyin nahdliyyat kecamatan Gresik. Dalam kesempatan itu, panitia sengaja mengundang Prof. DR. KH. Ali Maschan Moesa (mantan ketua PWNU Jawa Timur) untuk menyampaikan mauidhotul khasanah. Tampak juga Waka Polsek Gresik Kota  dan Danramil Gresik hadir dalam majlis tersebut.

Diawali dengan kegiatan sholat Ghoib diimami oleh Katib Syuriyah MWC NU Gresik  Ustadz Najmul Ilmi, Lc dilanjutkan dengan istighosah, yasin dan tahlil mendoakan arwah orang tua, para guru, semua kaum muslimin dan muslimat, khususnya para sesepuh pendiri NU yang telah wafat serta pembacaan sholawat nabi oleh Remaja Masjid Roudhotul Jannah.

Lailatul Ijtima’ bisa ditemui mulai dari tingkat pengurus ranting (desa), tingkat majelis wakil cabang (kecamatan), tingkat cabang (kabupaten/kota), tingkat wilayah (provinsi), sampai pengurus besar.  “Lailatul ijtima merupakan sarana silaturrahmi seluruh warga NU, dan pentingnya  kita menunjukkan ke NU an kita di khalayak masyarakat. Dengan begitu, akan meningkatkan pemahaman akan pentingnya eksistensi NU di wilayah Gresik!” pesan Ust. Drs. H. Machsun, M.Pd.I Ketua MWC NU Gresik dalam sambutannya.  Kegiatan selanjutnya akan dirintis ke ranting-ranting NU lainnya.

Prof. DR. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si berpesan kepada jamaah akan pentingnya pengurus NU untuk mengkaji ilmu ilmu para Ulama “Pengurus NU kudu semangat Ngaji, agar sanad keilmuan selalu tersambung serta bisa memaknai setiap langkah perjuangan mengurusi NU, bukan untuk Nunut Urip!”

Dalam kesempatan itu, Kyai Maschan Moesa menceritakan berbagai pengalamannya di segala bidang yang membuat jamaah berkesimpulan akan pentingnya kekuatan NU dalam kehidupan bernegara. Beliau berharap kader NU, kalau bisa jadi Profesor juga bisa membaca kitab kuning, hafal alfiyah, dan ilmu ilmu yang ada di Pesantren, “Yo Profesor, Yo Kyai!” begitu dawuhnya dengan penuh semangat. (Budiman, A.R)

Share Button

Majlis Rijalul Ansor Gresik dihadiri Cicit Wali Qutub Habib Abu Bakar Assegaf Gresik

Tahun 2019 baru beranjak di bulan Januari, Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Gresik menyelanggarakan Majlis Dzikir , Sholawat dan Ta’lim Rijalul Ansor di Kantor MWC NU Gresik Kota. Malam itu kondisi hujan cukup deras, namun puluhan pemuda NU perwakilan setiap ranting tampak hadir dalam kegiatan tersebut.

Puluhan pemuda berdzikir khusyuk dengan diawali dengan pembacaan Istigosah oleh Komandan Satkoryon Banser Sahabat M. Talim Jaelani dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dipimpin oleh Ustadz Said, S.Ag selaku Sekretaris MWC NU Gresik.

“Layaknya tubuh manusia, Rijalul Ansor adalah badan semi otonom dari Gerakan Pemuda Ansor sebagai hatinya, Banser sebagai kaki dan tangan, dan Ansor adalah kepalanya! Bisa dibayangkan jika salah satu bagian dari itu tidak ada, maka kita adalah satu kesatuan Gerakan Pemuda Ansor Gresik!”  Ucap Sahabat Fikri dengan penuh semangat.

Habib Ali Bin Abu Bakar Assegaf (cicit dari Habib Abu Bakar Assegaf) hadir dalam majlis tersebut memberikan Kajian Kitab Risalatul Muawanah karangan Habib Abdullah bin Alwi Al Hadad diawali dengan pembahasan tentang keyakinan. “Keyakinan kita kepada Allah harus kuat, kalian para pemuda NU adalah pemuda pilihan Allah yang dipilih untuk melanjutkan perjuangan para Kyai dan Habaib!” pesan Habib Ali kepada sahabat-sahabat Ansor Gresik.

“Di tahun 2019 ini kami sengaja melakukan inovasi dalam Majlis Rijalul Ansor dengan mengundang Habib Ali sebagai pengasuh majlis kami, semoga semakin menambah semangat Sahabat-Sahabat Ansor dan Banser untuk mengaji kalamullah melalui para ulama” ujar Ustadz Syahrul Mubarok, S.Pd.I selaku ketua Rijalul Ansor Kecamatan Gresik. (ARB)

 

Share Button

Gelar Konferancab, IPNU IPPNU Tegakkan Tonggak Pelajar NU Gresik

Ahad, 20 Januari 2019, tampak tak biasa aktivitas di Aula SD NU Trate. Sejak pagi para pelajar NU se kecamatan Gresik yang terbentuk dalam wadah IPNU IPPNU tampak memenuhi ruang tersebut.

Mereka menyelenggarakan Konferancab IPNU IPPNU Gresik , kegiatan tersebut dihadiri Kyai Abdullah Anam selaku Rois Syuriyah dan Ustadz Drs. H. Machsun M.Pd.I Ketua Tanfidziyah MWC NU Gresik yang juga merupakan alumni ketua PC IPNU Gresik masa khidmat  1997-2000. Beliau berpesan dalam sambutannya bahwa kader PAC yang akan terbentuk dapat menjalankan amanat organisasi dg baik serta menekankan agar ikhlas dalam berorganisasi IPNU IPPNU.

Hal ini merupakan tonggak awal aktifnya kembali PAC IPNU IPPNU Kec. Gresik Kota yang telah lama vakum sejak terakhir 2006 lalu. Tantangan zaman sekarang tentunya berbeda dari  zaman dulu tapi semangat perjuangan harus terus dikobarkan para pengurusnya. MWC NU GRESIK siap membackup kegiatan rekan rekanita dalam berorganisasi terutama di bidang kaderisasi.

“Konferancab ini merupakan hasil kinerja bersama para kader pelajar Gresik yang mana terdiri dari Pimpinan Ranting Lumpur dan Sidokumpul serta Pimpinan Komisariat SMA NU 1 & SMA NU 2 Gresik yang selalu berkordinasi dengan Pengurus PC IPNU IPPNU Kab. Gresik yang sepakat satu tekad mengaktifkan PAC Gresik dengan diawali sukses mengadakan MAKESTA BERSAMA pada 21-22 Desember 2018 di SMANU 2 Gresik” ujar Rekan Nizam Ketua PC IPNU Gresik

Dengan pengawalan penuh dari PC IPNU IPPNU Kab. Gresik telah berhasil terpilih ketua IPNU rekan Diksa Fernando dan Ketua IPPNU rekanita Ayatul Karimi menjadi nahkoda aktifnya PAC IPNU IPPNU Kec. Gresik masa khidmat 2019-2021. Dengan aktifnya PAC IPNU IPPNU Gresik, kini PC IPNU IPPNU Kab Gresik telah berhasil mengaktifkan semua 16 kecamatan lengkap di wilayah garapannya. (NN-ARB)

Share Button

PC NU Gresik lantik MWC NU Gresik dan MWC NU Manyar

Pengurus Cabang NU Kabupaten Gresik melantik Pengurus MWC NU Kecamatan Gresik dan Manyar masa khidmat 2018-2023. Pelantikan dilaksanakan pada Ahad (4/11) bertempat di Aula Idham Khalid SMA NU 1 Gresik dan Desa Betoyo Kauman Manyar Gresik .

MWC NU Manyar dipimpin oleh KH Suhail Idris sebagai Rais Syuriah dan H Ainul Ma’arif sebagai Ketua Tanfidziyah. Sedangkan MWC NU Gresik dinahkodai oleh KH Abdullah Anam sebagai Rais Syuriah dan H. M. Machsun, M.Pd.I  sebagai Ketua Tanfidziyah.

Ketua PC NU Gresik KH Chusnan Ali menyampaikan tentang pentingnya Fikroh An Nahdliyyah dalam menghadapi zaman modern seperti ini apalagi wilayah Gresik dan Manyar yang merupakan kawasan perindustrian.

Share Button

17 Bendera Kirab Satu Negeri Berkibar di Gresik

Rombongan Kirab Satu Negeri (KSN) tiba di Kota Gresik  pada Ahad  (14/10/2018) sore. Puluhan Kader PC GP Ansor dan Satkorcab Banser Gresik sejak siang sudah berkumpul di Kantor PC NU Gresik yang berada di Exit Tol Bunder. Terdengar sirine dari Area Tol Bunder, seluruh peserta penyambutan sudah siap di kendaraannya masing-masing. Penyambutan dilakukan dengan konvoi dan berziarah ke makam waliyullah Syech Maulana Malik Ibrahim.

Seusai melakukan ziarah , puluhan peserta melakukan kirab dengan berjalan kaki menuju Rumah Dinas Wakil Bupati Gresik. Rombongan yang membawa 17 bendera merah putih tersebut disambut meriah oleh warga Gresik yang menyaksikan Kirab Satu Negeri dan bahkan mereka ikut melantunkan Lagu Syubbanul Wathon yang dipimpin  hadrah dari SMA NU 1 Gresik.

 

Sampai di Rumah Wakil Bupati Gresik, dilakukan serah terima Bendera Merah Putih turut hadir jajaran Kapolres Gresik, PCNU, GP Ansor Kota Gresik, GP Ansor Jawa Timur beberapa Badan Otonom NU. Gus Abid Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur, menekankan tentang pentingnya Kader Ansor dan Banser dalam menjaga keutuhan Negeri ini, “ saat ini kita bisa duduk duduk sambil ngaji, tahlilan, minum kopi dengan tenang dan aman! Kita tidak akan membayangkan jika negeri ini terporvokasi oleh pihak pihak luar sehingga terjadi keributan di sana sini. Kita tidak akan bisa lagi mengaji , bekerja, ibadah pun terganggu!”

AKBP Wahyu S. Bintoro selaku Kapolres Gresik mengucapkan terimakasih dan bangga dengan event Kirab Satu Negeri yang digagas oleh Pimpinan Pusat GP Ansor, “Apalagi Kader Ansor dan Banser terbentuk mulai tingkatan pusat hingga di ranting ranting. Hal ini membuat gerakan terkordinasi dengan baik, terutama dalam membantu peran POLRI dan TNI menjaga keamanan negeri ini”. Wakil Bupati Gresik, Dr. H. Moh. Qosim, M.Si menyatakan bangga karena Gresik dihadiri tim Kirab Satu Negeri, sehingga Pemuda Gresik juga ikut andil dalam rangka mengobarkan semangat persatuan dan kesatuan Indonesia. Beliau mengapresiasi langkah maju Sahabat Agus Junaidi, S.Ag Ketua PC GP Ansor yang menggelorakan semangat nasionalisme.

Kegiatan bertajuk Kirab Satu Negeri ini sudah keliling 15 kabupaten/kota, setelah Gresik rombongan kirab ini akan menuju Kabupaten Lamongan dan direncanakan berakhir di Kota Yogyakarta pada 26 Oktober 2018 atau setelah menempuh waktu selama enam pekan. Puncak Kirab Satu Negeri di Yogyakarta rencananya akan digelar Apel Kebangsaan yang melibatkan 100.000 anggota Banser dan dihadiri Presiden RI Joko Widodo sebagai Instruktru Apel, imbuh Sahabat Aliyul Fikri S,Sos ketua PAC GP Ansor Gresik.

 

Share Button
Banner_468x60_biru312Banner_468x60_biru312
.:: Selamat dan Sukses Atas Kirab Resolusi Jihad dalam Rangka Memperimgati Hari Santri 22 Oktober 2015 ::. Selamat datang di website PCNU Gresik, kirimkan kritik dan saran anda ke kontak kami, dan untuk pemasangan iklan hubungi (031)3959597 atau melalui email ke pcnugresik@yahoo.co.id