GRESIK | NUGres – Menjelang tahun ajaran baru 2026–2027, panitia SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) MINU Tratee Putera Gresik mulai melakukan berbagai persiapan.
Salah satu program unggulan yang dihadirkan yaitu Preschool bagi siswa Taman Kanak-Kanak (TK), yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Kepala MINU Tratee Putera Gresik, M. Imron Rosyadi, S.Pd., menjelaskan bahwa program Preschool menjadi fase penting dalam membantu proses adaptasi anak dari TK ke MI.
“Preschool atau masa transisi dari TK ke MI merupakan fase krusial. Siswa diajak mengenal lingkungan sekolah, membangun kebiasaan belajar, serta melatih kemandirian dalam menghadapi suasana belajar yang baru,” ujarnya kepada NUGres, Kamis (9/4/2026).
Ia menambahkan, program Preschool di MINU Tratee Putera Gresik dilaksanakan mulai 8 April hingga 8 Juni 2026. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dikemas dengan tema “Super Hero” yang menarik minat anak-anak.
Para siswa tampak antusias mengenakan kostum tokoh favorit seperti Superman, Batman, Super Mario, hingga Harry Potter. Suasana pun semakin meriah ketika anak-anak berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama.
Imron juga menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat kepada para calon siswa. Ia mengaku bangga melihat antusiasme anak-anak yang hadir dengan penuh keceriaan.
“Selamat datang calon pemimpin masa depan di MINU Tratee Putera. Kami sangat bangga melihat semangat dan kebahagiaan anak-anak saat mengikuti kegiatan ini,” sambungnya.
Selama program berlangsung, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas menyenangkan yang memadukan konsep bermain dan belajar. Selain itu, mereka juga akan mengikuti school tour untuk mengenal lingkungan sekolah secara lebih dekat.
Kegiatan penyambutan ini turut melibatkan seluruh guru dan staf MINU Tratee Putera Gresik yang membaur bersama siswa, menciptakan suasana hangat dan ramah bagi peserta didik baru.
Program Preschool ini dirancang secara intensif untuk membantu anak-anak mempersiapkan diri secara mental, sosial, dan emosional sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.
“Tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik seperti membaca, menulis, dan berhitung, program ini juga menekankan pembentukan keterampilan dasar, termasuk memahami aturan dan membangun interaksi sosial,” pungkas Imron.
Sebagai informasi, MINU Tratee Putera Gresik telah membuka penerimaan murid baru secara indent hingga tahun pelajaran 2028–2029, sebagai bentuk tingginya minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan tersebut.
Editor: Chidir Amirullah

