Kenang Kepemimpinan Ketum PP Fatayat NU Hj Margaret, PC Fatayat NU Gresik Gelar Tahlil

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Mengenang kepemimpinan Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama, Hj Margaret Aliyatul Maimunah, Pimpinan Cabang Fatayat NU Gresik Gelar Tahlil, Ahad (1/3/2025) siang. Foto: dok PC Fatayat NU Gresik/NUGres

GRESIK | NUGres – Berita duka menyelimuti kader dan anggota Fatayat NU. Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU Hj. Margaret Aliyatul Maimunah wafat pada Ahad 1 Maret 2026 pukul 08.25 WIB di RS Fatmawati.

Sebagai bentuk penghormatan dan doa, PC Fatayat NU Gresik menggelar doa bersama yang dirangkai dengan pembacaan Surah Yasin oleh Koordinator Ikatan Hafidzah Fatayat NU Gresik (IHF) Aunur Rofiqoh, serta tahlil yang dipimpin langsung oleh Ketua I PC Fatayat NU Gresik Hj. Chilyatut Taqiyah.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Gresik, Masruroh, mengenang sosok almarhumah sebagai pribadi yang tangguh dan penuh dedikasi.

“Beliau (Ning Margaret) bukan hanya pemimpin di Fatayat NU, tetapi juga mendedikasikan dirinya dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Beliau adalah teladan dalam pengabdian dan perjuangan,” ungkapnya, Ahad (1/3/2026) siang.

Sahabat Masruroh juga mengenang perjumpaan terakhir dengan almarhumah saat berkunjung dan berziarah ke maqbarah salah satu muassis Fatayat NU, Ibu Nyai Chuzaimah Mansur, pada 21 Desember 2025. Dalam kesempatan tersebut, almarhumah menuliskan pesan yang akan diabadikan dalam prasasti di maqbarah tersebut:

“Berkhidmatlah…
Dengan spirit perjuangan muassis Fatayat NU
Dengan komitmen untuk pencapaian bersama
Menguat bersama, maju bersama, untuk perempuan Indonesia dan peradaban dunia menuju organisasi digdaya.”

Gresik, 21 Desember 2025 / 1 Rajab 1447 H

“Selamat beristirahat panjang, Sahabat Ketua Margaret Aliyatul Maimunah,” tutup Sahabat Masruroh penuh haru.

Kegiatan doa bersama tersebut diikuti secara daring oleh seluruh kader dan anggota Fatayat NU se-Kabupaten Gresik sebagai wujud cinta, penghormatan, dan doa terbaik untuk almarhumah.

Penulis: Nensi Indriati
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment