KEBOMAS | NUGres – MWCNU Kebomas kembali menggelar kegiatan rutin Lailatul Ijtima’, sebuah agenda bulanan yang menjadi ruang konsolidasi sekaligus sarana penguatan khidmah pengurus Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan.
Kegiatan yang dipimpin oleh LDNU MWCNU Kebomas ini berlangsung pada Sabtu (29/11/2025) di Masjid Besar Ainul Yaqin Sunan Giri, Gresik, sebuah lokasi bersejarah yang menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat.
Suasana hangat tercipta melalui ramah tamah antarkader dan tokoh masyarakat, disertai lantunan sholawat, tahlil, serta doa bersama yang menambah kekhidmatan acara.
Malam itu menjadi lebih istimewa dengan hadirnya Ketua PCNU Gresik, Dr. KH. Mulyadi, MM, yang menyampaikan tausiah dan arahan strategis mengenai penguatan peran NU di tingkat akar rumput.
Dalam mauidzahnya, Kiai Mulyadi mengupas kembali Qonun Asasi sebagai pedoman berjam’iyyah yang perlu dipahami oleh seluruh pengurus demi menjaga arah perjuangan organisasi.
KH. Mulyadi juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus ranting NU dengan pemerintah desa atau kelurahan.
“Pengurus ranting-ranting yang sudah bagus ini harus terus menjaga kolaborasi dengan lurah atau kepala desa masing-masing. Dengan bersinergi, insyaAllah banyak kemaslahatan yang bisa diwujudkan untuk masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua MWCNU Kebomas, KH. M. Muchsin Munhamir, menegaskan bahwa Lailatul Ijtima’ bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi momentum untuk menyatukan langkah dalam menguatkan peran NU di tengah masyarakat.
Gus Hamir, sapaan akrabnya, mengajak seluruh pengurus ranting untuk menjaga kekompakan dalam menjalankan roda organisasi.
“Ranting-ranting ini adalah ujung tombak NU di tingkat desa. Jika pengurus kuat, kompak, dan aktif, maka insyaAllah NU akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan Lailatul Ijtima’ diharapkan terus menjadi wadah konsolidasi, mempererat silaturahmi, serta menyatukan visi para pengurus ranting se-Kebomas dalam memperkuat peran NU demi terwujudnya masyarakat yang religius dan berdaya.
Penulis: Luthfi Anshori
Editor: Chidir Amirullah



