BENJENG | NUGres – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Benjeng untuk terus menebar kepedulian sosial. Melalui kegiatan santunan dan buka puasa bersama, Ansor Benjeng berbagi kebahagiaan dengan 100 anak yatim piatu.
Kegiatan santunan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang telah dilaksanakan selama enam tahun terakhir. Pada Ramadan tahun ini, acara digelar di Masjid Miftahul Falaq, Dusun Karangasem, Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus MWCNU Benjeng beserta badan otonom (Banom), unsur Muspika Kecamatan Benjeng, takmir masjid, serta 100 anak yatim piatu yang merupakan perwakilan dari ranting Ansor se-Kecamatan Benjeng.
Ketua Takmir Masjid Miftahul Falaq, Ustadz Qosim, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya sebagai tuan rumah kegiatan santunan anak yatim tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih telah diberi kesempatan menjadi shohibul bait dalam kegiatan santunan anak yatim ini. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat dan jamaah di Dusun Karangasem,” ujarnya.
Ketua PAC GP Ansor Benjeng, Fajar Yulianto, mengatakan bahwa kegiatan santunan 100 anak yatim piatu ini dilaksanakan secara istiqomah oleh kader Ansor Benjeng selama enam tahun terakhir.
“Alhamdulillah pada Ramadan tahun ini kami masih bisa melanjutkan tradisi santunan 100 anak yatim piatu. Kegiatan ini terlaksana berkat semangat dan partisipasi kader Ansor Benjeng yang istiqomah berdonasi, karena seluruh dana santunan berasal dari donasi kader Ansor Benjeng,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua MWCNU Benjeng, KH Ali Maqsudi, mengapresiasi komitmen kader Ansor Benjeng yang terus menjaga tradisi berbagi kepada anak yatim.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi sahabat Ansor Benjeng yang telah melaksanakan kegiatan santunan ini secara istiqomah. Insyaallah kegiatan ini memberikan manfaat dan keberkahan,” tuturnya.
Ketua PC GP Ansor Gresik, M.Ludfi Khambali dalam sambutannya menegaskan bahwa kader Ansor harus memiliki karakter peduli dan gemar berbagi kepada sesama, terutama kepada masyarakat kurang mampu dan anak yatim piatu.
“Jangan hanya banyak diskusi atau berbicara, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata. Salah satunya dengan peduli kepada anak-anak yatim. Alhamdulillah Ansor Benjeng masih eksis melalui program ABDI (Ansor Benjeng Peduli) yang hari ini melaksanakan santunan 100 anak yatim piatu. Semoga kegiatan ini bisa terus istiqomah,” pesan sahabat Ludfi.

