KSPPS NU Dukun Gresik Gelar Rapat Anggota Rencana Kerja dan RAPB 2026 serta Seminar Koperasi Syariah

Syafik Hoo - NUGres Syafik Hoo - NUGres
KSPPS NU Dukun Gresik Gelar Rapat Anggota Rencana Kerja dan RAPB 2026 serta Seminar Koperasi Syariah pada Sabtu (29/11/2025). Foto: dok KSPPS NU Dukun/NUGres

DUKUN | NUGres – Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) NU Dukun menggelar Rapat Anggota Rencana Kerja serta Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RARK/RAPB) Tahun Anggaran 2026, sekaligus seminar bertema Manajemen Koperasi Syariah. Kegiatan berlangsung di Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Dukun dan menjadi agenda rutin menjelang Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2025 yang akan digelar pada akhir Januari 2026.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Syubbanul Wathan, dan Mars Koperasi. Kegiatan ini menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan progres KSPPS NU Dukun untuk tahun anggaran 2026. Rapat berlangsung pada Sabtu (29/11/2025).

Ketua Tanfidziyah MWCNU Dukun, KH Moh Sholeh, dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi anggota terhadap laporan koperasi. Ia berharap anggota tidak hanya memahami laporan akhir seperti SHU, tetapi juga alur dan progres laporan keuangan secara menyeluruh. “Insyaallah akan diagendakan pelatihan koperasi syariah untuk para anggota,” ujarnya.

Ketua KSPPS NU Dukun, H. Mu’anan, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa rapat anggota kali ini fokus pada penyusunan rencana kerja serta rencana anggaran pendapatan dan belanja tahun 2026. Kegiatan tersebut bertujuan menyiapkan target dan proyeksi anggaran tahun mendatang.

“Rencana kerja yang disusun meliputi bidang organisasi, bidang usaha dan permodalan, serta bidang administrasi dan akuntansi. Alhamdulillah, manajemen keuangan kami telah didukung aplikasi yang sesuai dengan SAKEP sehingga aman, terkoneksi, dan terintegrasi,” jelasnya.

H. Mu’anan menambahkan bahwa ke depan KSPPS NU Dukun tidak hanya berperan sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai lembaga pemberdayaan umat, khususnya bagi UMKM dan pendidikan. “Untuk RAPB 2026, kami memproyeksikan aset mencapai 40 miliar rupiah dengan capaian SHU sekitar 2,5 miliar rupiah,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan KSPPS NU Dukun, terutama doa dari para kiai. “Semoga ke depan semakin bermanfaat untuk umat, khususnya warga Nahdliyin,” tutupnya.

Memasuki sesi kedua, kegiatan dilanjutkan dengan seminar bertema Manajemen Koperasi Syariah yang menghadirkan narasumber Dr. H. Ali Hamdan, S.Si., M.Ei., Ketua Forum Komunikasi Koperasi Syariah Jawa Timur.

Ia mengajak seluruh anggota dan pelaku koperasi syariah untuk mengedepankan SOP dan SOM dalam pengelolaan koperasi. Ali Hamdan juga memaparkan tantangan koperasi syariah ke depan serta perkembangan RUU Perkoperasian yang saat ini dalam tahap finalisasi di DPR RI. “Semoga pertemuan ini menambah wawasan dan dapat ditindaklanjuti sebagai edukasi bersama,” ungkap putra asli Pati, Jawa Tengah, tersebut.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta menyampaikan berbagai masukan dan pertanyaan terkait progres KSPPS NU Dukun tahun anggaran 2025 serta rencana program pada 2026. Acara ditutup dengan doa oleh Dr. KH Ahmad Thoyyib Mas’udi, Rais Syuriyah MWCNU Dukun, dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama.

Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus dan manajemen KSPPS NU Dukun, pengawas, serta pengurus MWCNU Dukun.

Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment