LTMNU Gresik Resmi Lantik Pengurus Takmir Masjid Baitul Muttaqin Bedanten Bungah

Luthfi Anshori - NUGres Luthfi Anshori - NUGres
Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Gresik, secara resmi melantik Pengurus Takmir Masjid Baitul Muttaqin Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Ahad (15/2/2026). Foto: dok LTMNU Gresik/NUGres

BUNGAH | NUGres – Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Gresik secara resmi melantik Pengurus Takmir Masjid Baitul Muttaqin Masa Khidmat 2026–2030 yang berlokasi di Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Ahad (15/2/2026).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua LTMNU Gresik, H. Nasichun Amin, M.Ag. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris LTMNU Gresik Luthfi Anshori, S.E., Ketua LTM MWCNU Bungah Muhammad Rosyikin, S.IP., Kepala Desa Bedanten Abdul Majid, S.Pd.I., serta para tokoh masyarakat setempat.

Ketua LTM MWCNU Bungah, Muhammad Rosyikin, S.IP., menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momen penting dalam penguatan kelembagaan takmir masjid di wilayah Kecamatan Bungah. Ia mengungkapkan bahwa sejak dirinya diamanahi sebagai Ketua LTMNU Bungah, baru kali ini terdapat pengurus takmir masjid yang dilantik secara resmi.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bisa menjadi contoh bagi masjid-masjid lain,” tuturnya.

Ketua Takmir Masjid Baitul Muttaqin yang baru dilantik, H. Rofiqul Amin, S.Pd., menegaskan bahwa khidmah dalam ketakmiran masjid merupakan bentuk pengabdian tanpa pamrih.

“Berkhidmat di masjid tidak ada upah atau gaji. Yang kita harapkan hanyalah rida Allah SWT. Mari kita niatkan bersama. Jika bukan kita semua, siapa lagi yang akan memakmurkan masjid,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta membantu meramaikan dan memakmurkan masjid.

Sementara itu, Kepala Desa Bedanten Abdul Majid, S.Pd.I., mengaku bersyukur karena kepengurusan takmir pada periode ini banyak melibatkan generasi muda. Menurutnya, keterlibatan pemuda diharapkan mampu membawa semangat dan inovasi baru dalam pengelolaan kegiatan masjid.

“Semoga amanah ini dapat dilaksanakan dengan baik sesuai kapasitas masing-masing,” katanya.

Dalam sambutannya, Ketua LTMNU Gresik H. Nasichun Amin, M.Ag., menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis di tengah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga perlu dikembangkan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat, pusat penyelesaian persoalan sosial kemasyarakatan, serta sentral pendidikan dan madrasah umat.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara generasi muda dan tua dalam kepengurusan.

“Kolaborasi ini menjadi kekuatan untuk bersama-sama memakmurkan masjid. Para pengurus adalah orang-orang pilihan Allah yang harus dijaga amanahnya,” pungkasnya.

Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Takmir Masjid yang dibagi ke dalam empat komisi, sebagai langkah awal penyusunan program kerjases dan penguatan peran Masjid Baitul Muttaqin dalam melayani umat.

Penulis: Luthfi Anshori
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment