BALONGPANGGANG | NUGres – Kehadiran Masjid KH Robbach Ma’sum atau yang lebih dikenal sebagai Islamic Center Gresik kini menjadi ikon baru yang membanggakan bagi warga Kabupaten Gresik.
Tak hanya menjadi pusat peribadatan, kawasan megah ini kian ramai dikunjungi jamaah yang ingin sekedar melaksanakan shalat dan berwisata. Para pengunjung datang dari dalam maupun luar daerah. Kedatangan mereka di destinasi religi ini turut membawa dampak positif bagi perekonomian lokal.
Seperti Selasa (7/4/2026), antusiasme pengunjung yang tinggi menjadi berkah tersendiri bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar kawasan tersebut. Setiap harinya, sejumlah pedagang nampak tertata menjajakan aneka kuliner dan kudapan kepada pengunjung yang datang silih berganti.
Ahmad Rojali, salah satu pedagang arumanis, mengaku meraup keuntungan yang signifikan seiring dengan semakin populernya kawasan ini. Ia mengungkapkan bahwa omzet penjualannya melonjak tajam dibandingkan hari-hari biasanya.
“Alhamdulillah, hari ini saja saya sudah mengantongi ratusan ribu. Pengunjungnya memang ramai, ada yang dari Gresik sendiri, banyak juga yang rombongan dari luar kota,” ujar Jali dengan wajah berseri.
Ramainya aktivitas di Islamic Center ini mendapat respons positif dari pihak pengelola. Sekretaris Masjid KH Robbach Ma’sum, Samsul Arif, menyatakan rasa syukurnya atas dampak domino yang dihasilkan dari pembangunan fasilitas publik ini.
“Kami merasa sangat bersyukur karena Islamic Center yang telah dibangun oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Gresik ini manfaatnya sudah benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas. Tidak hanya sebagai sarana dakwah dan pendidikan agama, tetapi juga mampu menghidupkan roda ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para pedagang kecil di sini,” kata Samsul Arif.
Pihak pengelola berharap, kedepannya kawasan Islamic Center tetap terjaga kebersihan dan ketertibannya, sehingga para pengunjung tetap merasa nyaman saat beribadah maupun berwisata religi, yang pada akhirnya akan terus menopang kesejahteraan warga sekitar.
Editor: Chidir Amirullah

