Makna Nuzulul Qur’an dan Momentum PC Fatayat NU Gresik Hadirkan Nilai-nilai Al-Quran

Redaksi NUGres Redaksi NUGres

Oleh: Nilna Fadlillah, M.Ag.*

KOLOM KALEM | NUGres – Persitiwa turunnya al-Qur’an (Nuzul al-Qur’an), disebutkan dalam al-Qur’an setidaknya melalui tiga ayat utama. Pertama, QS. al-Qadr menegaskan bahwa al-Qur’an diturunkan oleh Allah pada malam Lailatul Qadar, malam yang lebih utama dari 1000 bulan.

Kedua, dalam QS. ad-Dukhan ayat 3 disebutkan bahwa al-Qur’an diturunkan pada malam yang penuh berkah. Kedua ayat ini kemudian diperjelas oleh ayat yang ketiga, QS. al-Baqarah ayat 135, bahwa al-Qur’an mulai diturunkan pada Bulan Ramadhan, pada malam yang sangat mulia dan diberkahi, hadir sebagai petunjuk bagi manusia.

Salah satu petunjuk penting yang ditegaskan dalam al-Qur’an adalah pengakuan atas eksistensi perempuan sebagai makhluk yang bermartabat. Al-Qur’an mengangkat martabat perempuan, menempatkannya setara dengan laki-laki, baik sebagai hamba Allah (QS..Ali Imran: 195), maupun sebagai subjek yang memiliki tanggung jawab moral-sosial (QS. at-Taubah: 71).

Melalui berbagai ayatnya, al-Qur’an juga memberikan hak-hak bagi perempuan, baik dalam aspek spiritual, sosial, maupun kemanusiaan. Kehadiran al-Qur’an berikut teladan Nabi Muhammad juga menjadi pedoman penting dalam upaya membangun relasi yang adil dan saling menghormati, antara laki-laki dan perempuan.

Dalam semangat itulah, Fatayat NU hadir sebagai organisasi perempuan Nahdlatul Ulama’ yang berupaya membumikan nilai-nilai al-Qur’an dalam kehidupan, sekaligus menyuarakan dan memperjuangkan hak-hak perempuan.

Berbagai kiprah tersebut, masih terus diupayakan dan diwujudkan melalui program-program pendidikan, pemberdayaan potensi, advokasi, dan penguatan peran perempuan di berbagai lini kehidupan masyarakat.

Bagi Fatayat NU, Peringatan Nuzulul Qur’an bukan hanya menjadi pengingat sejarah turunnya al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen Fatayat NU dalam menghadirkan nilai-nilai al-Qur’an untuk kemaslahatan, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat perempuan.

*Nilna Fadlillah, M.Ag., Koordinator Bidang Pendidikan dan Dakwah Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Gresik

Leave a comment