GRESIK | NUGres – Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Duduksampeyan yang digelar pada 16 Februari 2026 menetapkan Shofi Taqiyyuddin, S.Pd. sebagai mandataris Ketua PAC GP Ansor Duduksampeyan masa khidmat 2026–2029. Penetapan tersebut menandai babak baru kepemimpinan GP Ansor di Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.
Sahabat Shofi, demikian ia akrab disapa, merupakan kader muda asal Ranting Kawistowindu, Kecamatan Duduksampeyan. Lahir pada tahun 1996, ia tumbuh dalam lingkungan pendidikan dan tradisi ke-NU-an yang kuat. Riwayat pendidikannya dimulai di MI Roudlotul Muta’allim Kawistowindu (2002–2008), kemudian melanjutkan ke MTsN 1 Gresik (2008–2011), SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng Jombang (2011–2014), hingga menempuh pendidikan tinggi di Universitas Islam Lamongan.
Dalam kesehariannya, Sahabat Shofi berprofesi sebagai pendidik di MI Roudlotul Muta’allim Kawistowindu. Ia juga aktif mengajar di Madin Roudlotul Anwari Kawistowindu. Dedikasinya di dunia pendidikan menjadi salah satu fondasi kuat dalam membangun kepemimpinan yang berbasis kaderisasi dan pembinaan generasi muda.
Sebelum berkhidmat di GP Ansor, Sahabat Shofi telah berproses di Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sejak 2016. Ia aktif selama tiga periode kepengurusan hingga 2023. Pengalaman organisasi tersebut membentuk karakter kepemimpinan dan jejaring kader yang solid.
Pada 2023, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris PAC GP Ansor Duduksampeyan. Tiga tahun berselang, melalui forum Konferancab 2026, ia ditetapkan sebagai Ketua PAC GP Ansor Duduksampeyan. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Ranting Pagar Nusa Kawistowindu. Sebagai pendidik, ia turut aktif dalam kegiatan kepramukaan di Kwartir Ranting (Kwaran) Duduksampeyan.
Saat dihubungi pada Jumat (21/2/2026) malam, sahabat Shofi mengungkapkan visinya untuk mewujudkan GP Ansor Duduksampeyan sebagai organisasi yang mandiri, berdaya, dan menjadi sentral syiar Aswaja An-Nahdliyah demi kemaslahatan umat.
“Untuk mencapai visi tersebut, kami akan menempuh langkah-langkah strategis, mulai dari sistem kaderisasi yang progresif, aktivasi peran kader di struktur NU dan masyarakat, hingga menjadi pelopor syiar Aswaja An-Nahdliyah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya menjadikan GP Ansor sebagai benteng pertahanan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah di Kecamatan Duduksampeyan.
Upaya tersebut akan dilakukan melalui penguatan dakwah digital, majelis zikir, serta penguatan nilai-nilai pituah ulama.
Tidak hanya pada aspek ideologis, Sahabat Shofi juga menaruh perhatian pada pemberdayaan ekonomi dan sosial.
Menurutnya, kemandirian organisasi harus ditopang dengan penguatan ekonomi kader serta kehadiran nyata dalam aksi sosial kemanusiaan, seperti Banser Tanggap Bencana dan program santunan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Ia optimistis, melalui sinergi lintas sektoral dengan pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan lainnya, GP Ansor Duduksampeyan dapat memperluas jangkauan manfaat serta memperkokoh peran strategisnya di tengah masyarakat.
Editor: Chidir Amirullah

