Menjemput Restu Muassis, Pengukuhan Pengurus Lembaga dan Musyker MWCNU Cerme Gresik Diselenggarakan di Jombang

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Pengukuhan Lembaga-lembaga naungan MWCNU Cerme dan pelaksanaan Musyawarah Kerja MWCNU Cerme masa khidmat 2025 - 2030 berlangsung Kamis 29 Mei 2025, di Pesantren Tebuireng Jombang. Foto: dok MWCNU Cerme/NUGres

GRESIK | NUGres – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cerme masa khidmat 2025 – 2030 menyelenggarakan rangkaian Musyawarah Kerja (Musyker) dan Pengukuhan Lembaga naungannya pada Kamis 29 Mei 2025.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Cerme Ustadz Harianto M.Pd. menyampaikan, setelah pengurus harian MWCNU Cerme masa khidmat 2025 – 2030 dilantik pada 27 April 2025 kemarin, agenda selanjutnya yakni Pra Musyker, Pengukuhan Pengurus Lembaga dan Musyker.

Dijelaskannya, Pra Musyker dilaksanakan pada Ahad 25 Mei 2025 di Mushala Al Hijrah Cerme. Kemudian, Pengukuhan Pengurus Lembaga-lembaga MWCNU Cerme dan Musyker berlangsung di Aula KH Yusuf Hasyim, komplek Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

“Pra Musyker termasuk pengesahan program-program kerja sebelum Musyker kita upayakan 80 – 90% hasilnya tuntas. Jadi semua lembaga kita harapkan punya satu program unggulan, dan satu program tambahan. Walau tidak menutup kemungkinan ada beberapa program lain dari masing-masing lembaga,” terang Ustadz Harianto kepada NUGres, Kamis (22/5/2025) malam.

Selain tujuan Musyker merumuskan bersama 10 program unggulan MWCNU Cerme, Musyker ini nantinya juga akan melibatkan perwakilan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Wakil Cabang NU Cerme yang sebelumnya juga telah terbentuk beberapa waktu menjelang pelaksanaan Musyker ini.

Lebih lanjut, sosok Ketua MWCNU Cerme yang juga Kepala SMP YPI Darussalam 1 Cerme itu menjelaskan latar belakang pelaksanaan pengukuhan pengurus Lembaga-lembaga dan Musyker MWCNU digelar di Jombang.

“Semula ada usul dari teman-teman jika pelaksanaannya di sebuah villa wisata alam. Namun berdasarkan musyawarah serta saran, maupun petunjuk jajaran Syuriyah MWCNU Cerme, diharapkan tempat yang dipilih dalam pelaksanaan musyawarah kerja yang memiliki nilai historis dengan Nahdlatul Ulama,” sambungnya.

Bukan tanpa alasan, arahan jajaran Syuriyah MWCNU Cerme merujuk di komplek Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Harapannya, kata Ustadz Harianto, agar ke depannya, teman-teman pengurus MWCNU Cerme dalam harakah jamiyyah dan jamaahnya semakin kuat. Terlebih ketika terjun di lapangan untuk melaksanakan program-program yang sudah disusun saat Musyker.

“Insya Allah, bila Pengasuh Pesantren Tebuireng sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Hakim Mahfudz tidak berhalangan, kami juga memohon beliau untuk sedianya dapat memberikan pengarahan dan penguatan kepada para pengurus Ranting, Banom NU juga MWCNU Cerme,” sambungnya.

Sebagai informasi, Musyawarah Kerja ini diikuti ratusan pengurus yang melibatkan seluruh elemen NU Cerme. Mulai dari delegasi dari 41 PRNU se-Wakil Cabang NU Cerme, belasan lembaga-lembaga naungan MWCNU Cerme, juga Pengurus Anak Cabang (PAC) Badan Otonom NU yang berkedudukan di Kecamatan Cerme, Gresik.

“Setelah rangkaian Musyker kita juga akan berziarah ke Muassis NU di Jombang. Kami juga menggratiskan akomodasi acara ini agar pengurus bisa optimal untuk bisa ikut dalam kegiatan ini,” pungkasnya.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment