PAC Fatayat NU Kedamean Gresik Perkuat Soliditas dan Pendataan Organisasi

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kedamean menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw sekaligus Bimtek Pendataan Organisasi, Jumat (13/2/2026). Foto: dok PAC Fatayat NU Kedamean/NUGres

KEDAMEAN | NUGres – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kedamean menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw di Aula Kantor MWCNU Kedamean, Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga ajang konsolidasi dan penguatan organisasi di tingkat ranting.

Pra acara diawali dengan penampilan grup rebana Syifaul Qolbi naungan PAC Fatayat NU Kedamean yang membawakan lantunan shalawat. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan.

Peserta yang hadir terdiri atas Pengurus Harian (PH) Fatayat NU Kedamean, para ketua ranting se-PAC Kedamean, serta pengurus dan anggota Fatayat ranting se-Anak Cabang Kedamean. Setiap ranting diwakili 10 anggota Fatayat NU. Khusus untuk bimbingan teknis (bimtek) pendataan, masing-masing ranting mengirimkan dua perwakilan dari bidang Litbang.

Ketua PAC Fatayat NU Kedamean, Chusnul Qowatim, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menyukseskan acara ini. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk semakin aktif dalam berorganisasi, khususnya di Fatayat,” ujarnya.

Ia juga menginformasikan bahwa bidang Litbang PAC Fatayat NU Kedamean mendapat tugas untuk melakukan pendataan pengurus dan anggota Fatayat di seluruh ranting. Pendataan tersebut dinilai penting sebagai langkah penguatan basis data organisasi dan perencanaan program ke depan.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kedamean, Ustaz Abdul Wakid, mengaku senang dengan inisiatif Fatayat dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan sekaligus organisatoris.

“Kami merasa bangga karena Fatayat selalu bersinergi dan bekerja sama dengan MWCNU. Ini menunjukkan soliditas yang terus terjaga,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Wakid juga menyampaikan perkembangan pembangunan kantor MWCNU Kedamean. Saat ini, proses pembangunan gedung baru di belakang kantor lama telah dimulai.

“Rencananya akan dibangun tiga lantai. Lantai atas untuk aula, lantai dua untuk kamar-kamar, dan lantai bawah untuk kantor seluruh badan otonom (banom),” jelasnya.

Rangkaian acara juga diisi dengan tausiyah oleh Nyai Hj. Siti Mas’ulah. Dalam pengajiannya, ia menekankan pentingnya menjaga salat dengan khusyuk sebagai implementasi dari peristiwa Isra’ Mi’raj yang menghadirkan perintah langsung kewajiban salat lima waktu.

“Salat harus dijaga dengan khusyuk, karena itulah inti perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Salat adalah tiang agama dan menjadi ukuran kualitas keimanan kita,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghormati orang tua, khususnya ibu sebagai guru pertama dan utama bagi seorang anak. Menurutnya, keberkahan hidup tidak lepas dari ridha orang tua.

Selain itu, beliau mengulas secara singkat perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai peristiwa agung yang sarat hikmah, mulai dari perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga menerima perintah salat di Sidratul Muntaha.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tanfidziyah MWCNU Kedamean, Pembina Fatayat NU Ibu Nyai Hartatik, Ketua PAC GP Ansor Kedamean, serta Ketua Banser Kedamean.

Usai rangkaian peringatan Isra’ Mi’raj, kegiatan dilanjutkan dengan bimtek pendataan yang dilaksanakan di lantai satu Kantor MWCNU Kedamean. Melalui kegiatan ini, Fatayat NU Kedamean berharap dapat memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan peran perempuan muda NU dalam dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Penulis: Achmad Fatkhurrozi
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment