GRESIK | NUGres – Semarak bulan suci Ramadan 1447 Hijriah terasa hangat di lingkungan Gedung PCNU Gresik. Kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Kabupaten Gresik menggelar kegiatan rutin salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an secara bergiliran.
Kegiatan ini dipusatkan di Musala An-Nahdlah, Gedung PCNU Gresik Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, berlangsung sejak 21 Februari hingga 9 Maret. Setiap hari, perwakilan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU dari 16 PAC se-Gresik hadir secara bergantian untuk menunaikan salat tarawih berjamaah serta melanjutkannya dengan tadarus Al-Qur’an.
Suasana kebersamaan begitu terasa. Lantunan ayat suci menggema, menyatukan langkah para pelajar NU dalam semangat ibadah dan khidmah. Selain sebagai upaya menyemarakkan Ramadan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan konsolidasi kader di tingkat cabang.
Ketua PC IPPNU Gresik, Aminatus Sholikhah, berharap kegiatan ini mampu memperkuat ruh pengabdian pelajar NU.
“Kami ingin Ramadan ini menjadi momentum untuk memperkuat khidmah pelajar NU, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Gedung PCNU sebagai rumah besar kita bersama,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Senada dengan itu, Ketua PC IPNU Gresik, rekan Fatkhut Rohman, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter kader.
“Melalui tarawih dan tadarus bersama, kami ingin membangun kedisiplinan, kebersamaan, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan pelajar NU,” tuturnya.
Selama rentang pelaksanaan 21 Februari hingga 9 Maret 2026 tersebut, kader Pelajar NU menargetkan khatam Al-Qur’an beberapa kali sebagai wujud komitmen spiritual dalam mengisi bulan penuh berkah ini.
Dengan langkah bergilir dari 16 PAC IPNU IPNU di Gresik, Ramadan di Gedung PCNU Gresik tak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga ladang penguatan solidaritas dan identitas pelajar Nahdliyin. Di sanalah, khidmah tumbuh, kebersamaan terajut, dan semangat pelajar NU semakin kokoh menyongsong masa depan.
Editor: Chidir Amirullah

