KEBOMAS | NUGres – Suasana Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif NU Sidomukti Kebomas Gresik tampak semarak pada Selasa (5/8/2025). Ratusan siswa berkumpul untuk mengikuti pesta demokrasi pemilihan Ketua Komisiariat IPNU dan IPPNU Masa Khidmat 2025-2026.
Sebanyak 148 siswa dari kelas X, XI, dan XII berpartisipasi aktif dalam pemilihan ini. Antusiasme para pelajar terlihat sejak pagi hari ketika mereka mengantri tertib untuk menerima surat suara, memasuki bilik pemilihan, hingga mencelupkan jari ke tinta sebagai tanda telah menggunakan hak pilih.
Acara dimulai dengan sambutan Kepala MA Maarif Sidomukti, Khusnul Faizin M.A., yang menegaskan pentingnya pemilihan ini sebagai bagian dari proses kaderisasi.
“Pemilihan ketua IPNU IPPNU ini adalah bukti nyata bahwa regenerasi organisasi berjalan dengan baik. Kegiatan ini menjadi ajang pendidikan karakter, kepemimpinan, dan budaya demokrasi bagi pelajar NU,” ujarnya.
Menurutnya, IPNU IPPNU bukan sekadar organisasi pelajar biasa, tetapi merupakan wadah pembinaan kader muda Nahdlatul Ulama yang menjunjung nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.
Proses pemilihan berlangsung langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). Setelah seluruh siswa menggunakan hak pilihnya, panitia melaksanakan penghitungan suara secara terbuka disaksikan seluruh peserta.
Hasilnya, Rezaniansyah Rusli Saputra terpilih sebagai Ketua IPNU, sementara Raisha Rahmaniya dipercaya memimpin IPPNU Komisariat MA Ma’arif NU Sidomukti.
Keduanya diharapkan dapat membawa organisasi semakin aktif, kreatif, dan bermanfaat bagi lingkungan madrasah.
Kepala madrasah juga memberikan apresiasi khusus kepada pengurus periode sebelumnya yang telah bekerja keras.
“Terima kasih kepada pengurus lama atas dedikasinya. Untuk pengurus baru, jadikan amanah ini sebagai sarana belajar memimpin, menjaga akhlak, disiplin, serta menghidupkan tradisi ke-NU-an di madrasah kita,” tutupnya.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru, MA Ma’arif NU Sidomukti optimis bahwa IPNU dan IPPNU akan terus menjadi motor penggerak kegiatan positif, memperkuat karakter pelajar, serta menyiapkan kader-kader muda NU yang berakhlak dan berdaya saing.
Penulis: Luthfi Anshori
Editor: Chidir Amirullah

