Rapat Anggota II dan Pemilihan Ketua PK IPNU IPPNU MA Mamba’ul Ulum Bedanten Gresik Teguhkan Semangat Kader

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Mengusung semangat “Menjadi Kader Tangguh di Era Modern", Rapat Anggota II dan Pemilihan Ketua Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU MA Mamba'ul Ulum Bedanten berlangsung khidmat. Foto: dok PK IPNU IPPNU MA Mamba'ul Ulum Bedanten/NUGres

BUNGAH | NUGres – Semangat kaderisasi dan demokrasi pelajar NU menggema di Aula MA Mamba’ul Ulum Bedanten, Bungah, Gresik, pada Senin 21 Juli 2025. Dalam momentum ini, digelar Rapat Anggota II dan Pemilihan Ketua Pimpinan Komisariat (PK) IPNU–IPPNU masa khidmat 2025 – 2026 dengan mengusung tema “Menjadi Kader Tangguh di Era Modern”.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi MA Mamba’ul Ulum Bedanten, pengurus PK IPNU IPPNU periode 2024 – 2025, perwakilan PAC IPNU IPPNU Bungah, serta para guru dan pembina organisasi. Suasana rapat berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Rangkaian acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathon, serta Mars IPNU dan IPPNU, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Dalam sambutannya, Musthofa, M.Pd.I selaku pembina PK IPNU IPPNU MA Mamba’ul Ulum, menegaskan pentingnya organisasi pelajar sebagai wadah pembelajaran karakter dan kepemimpinan.

“Organisasi ini adalah tempat berlatih, tempat menempa jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan solidaritas,” tuturnya.

Kepala MA Mamba’ul Ulum, Dra. Hj. Siti Mutmainah, M.Pd., juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya bangga atas semangat kalian. Semoga ini menjadi bekal dalam perjalanan hidup dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan penuh manfaat,” ujarnya.

Rekan Alif Al Hilal Ahmad, anggota Departemen Pengembangan Komisariat PAC IPNU IPPNU Bungah, menyampaikan bahwa rapat anggota bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk evaluasi, konsolidasi, dan regenerasi organisasi.

Ia mengingatkan bahwa seluruh anggota harus merasa menjadi bagian dari keluarga besar organisasi, bukan hanya pengurus yang aktif bergerak.

Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi, ajang silaturahmi antaranggota, mempererat ukhuwah, serta membuktikan bahwa organisasi pelajar adalah pilar penting dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman dengan visi kolaboratif dan semangat kebersamaan.

Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus masa khidmat 2024 – 2025. Ketua demisioner IPNU, Rekan Rafli Hosam Athaillah, mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan satu periode.

“Menjadi pengurus bukan hal mudah, tapi kami belajar banyak. IPNU IPPNU adalah rumah yang menanam nilai, membentuk semangat, dan membimbing langkah,” ucapnya haru.

Senada dengan itu, Ketua demisioner IPPNU, Rekanita Mazidatur Rohmah, juga menyampaikan pesan dan harapan atas keberlanjutan perjuangan organisasi. Keduanya secara resmi menyerahkan kepemimpinan kepada generasi penerus.

Ketua terpilih PK IPNU dan IPPNU MA Mambaul Ulum Bedanten, Bungah Gresik. Foto: dok PK IPNU IPPNU MA Mamba'ul Ulum Bedanten/NUGres
Ketua terpilih PK IPNU dan IPPNU MA Mamba’ul Ulum Bedanten masa khidmat 2025 – 2026. Foto: dok PK IPNU IPPNU MA Mamba’ul Ulum Bedanten/NUGres

Puncak acara adalah pemilihan Ketua PK IPNU dan IPPNU masa khidmat 2025 – 2026 yang dipandu langsung oleh perwakilan PAC IPNU IPPNU Bungah. Proses pemilihan berlangsung secara demokratis melalui musyawarah terbuka. Momen ini menjadi implementasi nyata dari AD/ART organisasi sekaligus pembelajaran langsung tentang demokrasi di lingkungan pelajar.

Hasil pemilihan menetapkan Rekan Ahmad Sakhowi Albar sebagai Ketua PK IPNU dan Rekanita Maulidia Fitrotun Nufus sebagai Ketua PK IPPNU MA Mamba’ul Ulum Bedanten untuk masa khidmat 2025–2026.

Dalam pidato perdananya, Rekanita Maulidia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

“Kami sadar ini bukan tugas ringan. Namun, dengan semangat khidmah, gotong royong, dan loyalitas, kami siap melanjutkan perjuangan. Mari jadikan IPNU–IPPNU sebagai rumah belajar, ruang berkembang, dan tempat kita tumbuh bersama,” tegasnya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Komisariat IPNU dan IPPNU MA Mamba’ul Ulum Bedanten telah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar organisasi pelajar, tetapi kawah candradimuka bagi kader-kader muda Nahdlatul Ulama yang siap berkhidmah dan berkontribusi di era modern.

Penulis: Ahmad Mubarok
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment