MANYAR | NUGres – Semarak pergantian tahun baru Islam 1447 Hijriah, disambut antusias oleh warga Nahdliyin Peganden, Senin (7/7/2025) malam, dengan rute start – finish dari Balai Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Gresik.
Kegiatan pawai obor yang diikuti secara antusias oleh sekitar 1500 warga Nahdliyin di Desa Peganden Manyar, sebagai rangkaian kegiatan berjuluk Festival Muharram 1447 Hijiriah.
Ketua Tanfidziyah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Peganden, Ustadz Sa’roni S.Pd. bersyukur gelaran ini mendapatkan dukungan yang luar biasa dan kompak dari seluruh elemen NU dan juga pemerintah desa setempat.
“Pawai obor sendiri diikuti oleh santri TPQ dan siswa mulai dari RA, MI, MTs, Perangkat Desa, pengurus BPD, RT, RW serta seluruh banom serta lembaga nu ranting peganden juga masyarakat secara umum,” tutur Ust. Sa’roni, S.Pd., kepada NUGres Rabu (9/7/2025).
Ditambahkannya, tujuan acara dari rangkaian acara Festival Muharram 1447 Hijriah ini untuk merawat dan menjaga persatuan dan kesatuan, kerukunan, kebersamaan yang selama ini telah ada di dalam masyarakat.
Sebagai informasi, berbagai acara Festival Muharram 1447 dilangsungkan mulai dari Pawai Obor pada Senin 7 Juli 2025. Selanjutnya Rabu 9 Juli 2025 dilaksanakan kegiatan Santunan bagi warga yang membutuhkan dikirim ke rumah masing-masing penerima.
Khotmil Qur’an Kamis, 10 Juli 2025 mulai pagi yang serentak dilaksanakan di sejumlah masjid dan musholla di wilayah desa. Sebagai penutup, pada malam harinya pukul 19.00 WIB, akan digelar Majelis Sholawat di Lapangan Suwates Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Gresik.
“Setelah acara ini, tentunya kami berharap kita bisa mengambil pelajaran dari hijrah yg telah di lakukan oleh Rasulullah SAW beserta para sahabat, bahwa dengan usaha yang tak mengenal putus asa dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT, juga selalu berada di jalur kebenaran. Sesulit apapun rintangannyapasti dapat kita lalui untuk sampai pada tujuan yg kita cita-citakan,” pungkasnya.
Editor: Chidir Amirullah

