DUKUN | NUGres – Momentum Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 tahun 2026 dimaknai secara khidmat oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Sejumlah rangkaian kegiatan digelar, mulai ziarah muassis hingga peresmian Kantor NU Ranting Tebuwung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah muassis NU pada 25 Januari 2026 ke makam Mbah KH Raden Kholil Bangkalan, Mbah KH Hamid Pasuruan, dan Sunan Ampel Surabaya. Kegiatan kemudian berlanjut pada Jumat, 30 Januari 2026, dengan ziarah muassis NU ranting serta doa bersama di maqbarah Desa Tebuwung.
Ziarah tersebut dilakukan ke makam KH Abdul Karim, pendiri Pondok Pesantren Alkarimi, serta para tokoh NU Ranting Tebuwung, yakni KH Ahmad Zaini Rosyid, H. Moh Thohir, dan KH Said Musyab. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus penguatan spiritual warga NU Tebuwung.
Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan peresmian Kantor NU Ranting Tebuwung yang berlokasi di Jalan Tegalsari. Acara peresmian diawali pembacaan Shalawat Ngaturi (Ash-Shubhu Bada) oleh KH Murtadlo Abdullah selaku pengurus NU Ranting sekaligus Ketua YPP Alkarimi, dilanjutkan Shalawat Nariyah Munjiyat oleh KH Moh Amin Syam, Katib Syuriah MWCNU Dukun.
Suasana khidmat semakin terasa dengan pembacaan tahlil yang dipimpin KH Abdul Muhshi, Rois Syuriah PRNU Tebuwung sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Alkarimi Tebuwung.
Ketua Tanfidziyah PRNU Tebuwung, H. Nurfatah Imron, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga NU Tebuwung, baik pengurus, badan otonom, maupun lembaga NU yang telah berkontribusi dalam terwujudnya kantor ranting tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga H. Syamsul Ma’arif atas hibah tanah yang diberikan.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan dan doa seluruh warga NU Tebuwung, di momentum satu abad NU ini kita telah memiliki kantor NU ranting. Semoga kantor ini bermanfaat dan menjadi pusat semangat berkhidmah di NU,” ujarnya.
Ia menambahkan, menjelang bulan Ramadan, Kantor NU Ranting Tebuwung sudah dapat langsung dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan NU, baik oleh pengurus ranting, banom, maupun lembaga-lembaga NU.
Peresmian kantor ditandai dengan pengguntingan pita yang dipimpin KH Moh Sholeh, M.Ag., didampingi Dr. KH Ahmad Thoyyib Mas’udi dan KH Abdul Muhshi. Dengan prosesi tersebut, Kantor NU Ranting Tebuwung resmi mulai digunakan.
KH Moh Sholeh menyampaikan harapannya agar kantor NU ranting dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai pusat aktivitas organisasi. Menurutnya, keberadaan kantor akan memudahkan pelaksanaan program NU, banom, dan lembaga agar lebih terkoordinasi.
“Ranting NU di MWCNU Dukun yang sudah memiliki kantor saat ini antara lain Bulangan, Lowayu, dan Tebuwung. Ini menjadi modal penting untuk penguatan organisasi di tingkat ranting,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yai Sholeh juga mengajak warga NU untuk mendukung program MWCNU Dukun, salah satunya dengan memindahkan fasilitas kesehatan BPJS ke Klinik Annahdlah bagi yang belum, seiring rencana realisasi layanan rawat inap.
“Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan, insyaallah setiap permasalahan dapat diatasi,” pungkasnya.
Acara peresmian ini turut dihadiri jajaran PRNU Tebuwung, badan otonom dan lembaga NU, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU-IPPNU, Ishari, Satkorkel Banser, LAZISNU, serta warga NU Tebuwung.
Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

