DUKUN | NUGres – Mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bernilai ibadah dan ilmu menjadi pilihan banyak umat Muslim agar momentum spiritual ini lebih bermakna.
Hal itu pula yang diinisiasi Majelis Taklim Al-Qur’an Azzahrah Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, dengan menghadirkan pengajian kitab kuning terbuka untuk umum.
Koordinator Majelis Taklim Al-Qur’an Azzahrah Tebuwung, Hj. Mubarokatin Zaini, menyampaikan bahwa pada Ramadan tahun ini pihaknya kembali membersamai masyarakat melalui rangkaian kegiatan keagamaan, mulai dari pengajian kitab, salat Tarawih berjemaah, hingga tadarus Al-Qur’an
“Tradisi ngaji kitab kuning di bulan Ramadan ini tidak hanya memperkuat komunitas, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya ilmu agama,” ujarnya pada Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, semarak Ramadan hendaknya menjadi momentum edukatif untuk menumbuhkan semangat thalabul ilmi atau menuntut ilmu. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menginspirasi masyarakat dalam menggali potensi diri sekaligus memperluas wawasan keilmuan secara kolektif.
Dalam program ngaji kitab Ramadan, Majelis Taklim Al-Qur’an Azzahrah menghadirkan tiga kitab pilihan. Kitab Irsyadul Ibad diasuh KH Muchtar Wahid setiap hari pukul 06.00–07.00 WIB. Selanjutnya, Kitab Nashaihud Diniyah dikaji bersama KH Moh. Amin Syam pada pukul 07.00–08.00 WIB.
Adapun kitab ketiga, Hujjah Ahlussunah wal Jamaah, disampaikan H. Ahmad Zaimuddin. Ngaji bareng Gus Zaim, demikian sapaan akrabnya, dimulai setelah pelaksanaan salat Tarawih.
Melalui pengajian kitab kuning Ramadan di Desa Tebuwung ini, Majelis Taklim Al-Qur’an Azzahrah berharap masyarakat tidak hanya memperdalam ibadah ritual, tetapi juga memperkaya pemahaman keislaman secara mendalam dan berkelanjutan. Ramadan pun menjadi ruang bertumbuh secara spiritual, intelektual, dan sosial, dalam satu kebersamaan yang hangat dan penuh makna.
Penulis: Syafik Hoo
Editor: Chidir Amirullah

