Terobosan Baru Lailatul Kopdar MWCNU Bungah Gresik, Hadirkan Qori’ Perempuan

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Lailatul Kopdar MWCNU Bungah di bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 serta deretan Qori' (Pembicara) dalam kegiatan tersebut. Foto/ilustrasi: Thumbnail YouTube MWC NU Bungah

BUNGAH | NUGres – Kegiatan Lailatul Kopdar yang menjadi agenda khas Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bungah, diketahui kembali berlangsung selama Ramadan 1447 Hijriah, tepatnya mulai 20 Februari hingga 8 Maret 2026. Kegiatan ini telah memasuki periode keempat dan dipusatkan di Aula KH Hasyim Asy’ari, Gedung MWCNU Bungah, Kabupaten Gresik.

Lailatul Kopdar merupakan program kolaboratif yang melibatkan berbagai lembaga dan badan otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU) di bawah naungan MWCNU Bungah, seperti Aswaja Center, LTN, PAC IPNU IPPNU, GP Ansor, Fatayat NU, Muslimat NU, Pagar Nusa, serta elemen lainnya. Kolaborasi ini menjadi ruang konsolidasi gagasan sekaligus penguatan gerakan ke-NU-an di tingkat kecamatan.

Ketua Aswaja Center MWCNU Bungah, Gus Hasan Mahfudz, menyampaikan bahwa terdapat hal baru dalam penyelenggaraan Lailatul Kopdar tahun ini. Diantaranya dengan menghadirkan tiga qori’ perempuan sebagai representasi Muslimat NU dan Fatayat NU.

“Memang ada yang baru tahun ini, yakni menampilkan tiga qori’ dari kalangan ibu-ibu Muslimat NU dan Fatayat NU,” ujarnya, Senin (23/2/2026) petang.

Menurutnya, langkah tersebut didasari semangat kesalingan dan kebersamaan. Gus Mahfudz juga menyampaikan bila perempuan memiliki peran penting, bahkan strategis, dalam estafet perjuangan kejam’iyyahan Nahdlatul Ulama.

“Sudah lama ada cita-cita menghadirkan penyaji dari kalangan perempuan sebagai pembaca di Lailatul Kopdar MWCNU Bungah ini. Namun, baru terealisasi tahun ini dengan mempertimbangkan kesiapan para pembaca,” imbuhnya.

Gus Hasan Mahfudz menambahkan, kolaborasi antara MWCNU Bungah dan badan otonom di wilayah Kecamatan Bungah ini merupakan implementasi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sebagai Manhajul Fikr dan Manhajul Harakah.

Melalui forum ini, para pengurus lembaga dan Banom berikhtiar menghidupkan kembali gagasan para muassis NU sebagaimana tertuang dalam kitab Al-Misk al-Faih, untuk kemudian disebarluaskan ke berbagai lapisan Banom dan penggerak NU di tingkat ranting.

“Ini menjadi ikhtiar kolektif para pengurus, baik dari lembaga maupun badan otonom, untuk mengonsolidasikan gerakan bersama dalam memperkuat nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah di tengah masyarakat,” tutupnya.

Sebagai informasi, tiga perempuan yang menjadi qori’ atau penyaji dalam Lailatul Kopdar MWCNU Bungah Ramadan tahun ini adalah Nyai Lailatur Rohmah, S.Pd.I. (Muslimat NU Bungah), Nyai Dr. Hj. Aminatun Habibah, M.Pd. (Muslimat NU Bungah), dan Ning Ainul Mahmudah, M.Pd. (Fatayat NU Bungah). Kegiatan Lailatul Kopdar ini juga disiarkan secara Live di platform YouTube MWC NU Bungah.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment