MANYAR | NUGres – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Manyar telah menyiapkan beragam kegiatan yang menggabungkan semangat keagamaan, edukasi, seni, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Diawali dengan Sport & Art Event (SAVE) IPNU IPPNU pada 27–28 September sebagai ajang kreativitas dan kebersamaan pelajar NU Manyar. Selanjutnya, pertemuan rutin MDS Rijalul Ansor akan digelar pada 12 Oktober di Ranting Suci, bersamaan dengan Lomba Tartil dan Tahfidz TPQ di Banyutami serta Olimpiade Aswaja di berbagai lembaga.
Masih di bulan Oktober, Lomba Kaligrafi tingkat MI diadakan pada 14 Oktober di Nambi Karangrejo. Sementara itu, dalam program Jumat Berkah, digelar Sarapan Bersama Ojek Online bakal berlangsung pada 17 Oktober 2025 di PPS, sebagai bentuk kepedulian sosial MWCNU Manyar terhadap masyarakat sekitar.
Momentum kebersamaan semakin terasa pada Kirab Santri yang digelar 19 Oktober 2025, dipusatkan di Kantor MWCNU Manyar. Disusul kegiatan Istighotsah pada 21 Oktober 2025 yang dilaksanakan serentak di masing-masing Ranting NU dan Anak Ranting NU se-Manyar, sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan bangsa.
“Untuk Kirab Santri pada Minggu 19 Oktober 2025 start-finish di Gedung MWCNU Manyar. Dalam kegiatan tersebut melibatkan peserta dari semua Ranting NU dan Badan Otonom NU di wilayah Kecamatan Manyar. Diperkirakan akan dihadiri 900 warga Nahdliyin dan 300 Corps Drumband MI di wilayah MWCNU Manyar,” ungkap Katib MWCNU Manyar, Ustadz Hasyim As’ari kepada NUGres, Selasa (7/10/2025).
Lebih lanjut, puncak peringatan akan berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025, dengan tiga agenda besar, yakni Upacara Hari Santri di Lapangan Sunan Giri Manyar, Bazar UMKM sebagai wujud dukungan terhadap ekonomi kerakyatan, serta Lailatul Hadrah ISHARI NU di Kantor MWCNU Manyar pukul 19.00 WIB yang nantinya mengundang anggota jamiyyah ISHARI NU se Anak Cabang Manyar.
“Upacara HSN pada Rabu 22 Oktober 2025 sekaligus Bazar UMKM dari Fatayat NU dan Muslimat NU yang sudah menyiapkan perkiraan 1.000 paket menu jajanan untuk hidangan peserta upacara,” imbuhnya, memungkasi. Sebagai penutup rangkaian, Temu Kader Santri Fatayat NU akan dilaksanakan pada Jumat, 24 Oktober 2025, di Ranting Betoyoguci.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, MWCNU Manyar berharap semangat santri tidak hanya tercermin dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam peran sosial, ekonomi, dan kebangsaan. Perayaan Hari Santri Nasional tahun ini menjadi momentum mempertegas peran santri sebagai penjaga nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan.
Editor: Chidir Amirullah

