Hari Santri Nasional 2025 MWCNU Sidayu Gresik, Angkat Semangat Resolusi Jihad hingga Kemandirian Santri

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Hari Santri Nasional 2025 MWCNU Sidayu Gresik, Angkat Semangat Resolusi Jihad hingga Kemandirian Santri. Foto: dok MWCNU Sidayu/NUGres

SIDAYU | NUGres – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidayu menyelenggarakan serangkaian kegiatan bertema religius dan kebangsaan.

Agenda ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan santri dalam mengawal kemerdekaan serta mewujudkan peradaban dunia yang berkeadaban.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Tahlil Akbar dan Refleksi Resolusi Jihad NU yang akan digelar pada Senin, 20 Oktober 2025 di Museum Kanjeng Sepuh Sidayu. Acara dimulai pukul 19.30 WIB diisi dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama, santri, dan pejuang kemerdekaan.

Keesokan harinya, Selasa, 21 Oktober 2025, akan berlangsung Kirab Santri dengan titik keberangkatan dari Desa Gedangan dan berakhir di Alun-Alun Sidayu. Kegiatan ini dimulai pukul 07.00 WIB, dengan peserta yang akan menggunakan mobil hias atau mobil bertema santri seperti Mobil Tayo sebagai simbol keceriaan dan semangat kebersamaan.

Sebagai puncak peringatan, Upacara Hari Santri Nasional akan dilaksanakan pada Rabu, 22 Oktober 2025, bertempat di Alun-Alun Sidayu mulai pukul 06.00 WIB. Upacara ini menjadi momen penting untuk menegaskan peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keindonesiaan.

“Dalam peringatan hari santri tahun 2025 ini MWCNU Sidayu disamping melaksanakan kegiatan serentak yang dikoordinasi oleh PCNU Gresik, juga menggelar kegiatan dengan semangat baru dan skala yang lebih luas dengan bertemakan Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” terang Ketua Tanfidziyah MWCNU Sidayu, H. Asrofil, kepasa NUGres, Jumat (17/10/2025).

Selain kemeriahan Kirab Santri yang melibatkan warga NU di wilayah Kecamatan Sidayu, Refleksi Resolusi Jihad menghadirkan narasumber Yahya Muhammad M.Fil., sosok kader muda Nahdlatul Ulama yang kini menjabat sebagai Sekretaris Lesbumi PCNU Gresik. Gus Yahya, demikian ia biasa disapa, juga telah tersohor berkat karya buku berjudul “KH Umar Burhan Sang Arsiparis NU”.

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan ini didukung oleh berbagai lembaga dan banom di lingkungan Nahdlatul Ulama Sidayu. Melalui kegiatan ini, MWCNU Sidayu berharap semangat Hari Santri tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa santri memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal moral, ilmu, dan peradaban bangsa.

“Semoga melalui rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri 2025 ini, kita semua dapat menegaskan dan kembali mengingat peran penting santri dalam sejarah serta masa depan bangsa. Sejak Resolusi Jihad 1945, santri diproyeksikan untuk terus berada di garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI sebagai harga mati,” pungkas tokoh asal Randuboto, Sidayu, Gresik ini.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment