PANCENG | NUGres – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda Ansor, Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Panceng menggelar kegiatan pengobatan gratis pada Jumat (24/4/2026) di halaman Pondok Pesantren Tarbiyatul Wathon, Desa Campurejo, Panceng, Gresik.
Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-92 GP Ansor yang tidak sekadar seremoni, melainkan juga menekankan pada aksi nyata untuk masyarakat. Program tersebut mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari warga sekitar.
Dalam pelaksanaannya, PAC GP Ansor Panceng bekerja sama dengan Klinik Mabarrot MWCNU Panceng guna menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Berbagai layanan kesehatan diberikan secara cuma-cuma, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, hingga pemberian obat sesuai diagnosis tenaga medis. Selain itu, panitia juga menyediakan layanan pengobatan alternatif berupa terapi bekam yang cukup diminati warga.
Ketua PAC GP Ansor Panceng, Niam Shofi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen GP Ansor dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, GP Ansor tidak hanya fokus pada kegiatan organisasi dan kaderisasi, melainkan juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Momentum Harlah ke-92 ini kami jadikan sebagai sarana untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan pengobatan gratis ini, kami ingin menunjukkan bahwa GP Ansor selalu hadir dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan layanan kesehatan namun terkendala biaya. Selain itu, ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara GP Ansor dan masyarakat, sehingga terjalin sinergi yang lebih kuat ke depannya,” tambahnya.
Lebih lanjut, sahabat Shofi demikian ia akrab disapa, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya menjadikan kegiatan sosial sebagai program rutin organisasi, bukan hanya pada momen tertentu.
“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini saja, tetapi bisa menjadi program berkelanjutan yang memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) MWCNU Panceng, Syafi’uddin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PAC GP Ansor Panceng dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan lembaga kesehatan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menjangkau masyarakat secara langsung. Sinergi antara GP Ansor dan LKNU menjadi contoh nyata bagaimana organisasi dapat berperan aktif dalam memberikan solusi terhadap permasalahan kesehatan di masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, tidak hanya saat sakit, tetapi juga melalui upaya pencegahan.
“Harapan kami, masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan itu penting. Tidak hanya datang berobat saat sakit, tetapi juga mulai menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Selain itu, Syafi’uddin berharap kerja sama antara GP Ansor dan LKNU dapat terus diperkuat agar lebih banyak program kesehatan yang manfaatnya dirasakan masyarakat. Ia juga membuka peluang pengembangan layanan kesehatan berbasis masyarakat yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Kegiatan pengobatan gratis ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa layanan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Interaksi antara tenaga medis dan warga selama kegiatan berlangsung turut memberikan pemahaman baru tentang pola hidup sehat dan pencegahan penyakit.
Melalui kegiatan ini, PAC GP Ansor Panceng menunjukkan peran aktifnya sebagai organisasi kepemudaan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berkontribusi dalam bidang sosial, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Editor: Chidir Amirullah



