DUKUN | NUGres – Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Ihyaul Ulum Gresik menggelar Malam Akrab (Makrab) pada Kamis–Jumat, 14–15 Mei 2026, di Klurak Eco Park. Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat karakter, solidaritas, dan militansi kader PMII.
Ketua PK PMII Ihyaul Ulum, Amilussolihatun Nisa’, menyampaikan bahwa Makrab merupakan salah satu program kerja komisariat dalam periodenya. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga sarana penguatan spiritual dan intelektual kader.
Menurutnya, konsep Makrab kali ini dikemas dengan berbagai kegiatan reflektif, mulai dari tadabbur alam hingga diskusi intensifnya mengenai isu-isu sosial yang sedang berkembang di masyarakat. Hal itu dilakukan agar kader PMII memiliki kepekaan sosial sekaligus kemampuan berpikir kritis.
“Makrab kali ini ada sesi diskusi yang merespons kenyataan terkini, yaitu kasus bunuh diri yang tengah hangat diberitakan. Diskusi menjadi sangat dinamis ketika muncul asumsi bahwa bunuh diri hanya karena orangnya lemah atau kurang iman. Terdapat kubu pro dan kontra yang saling mempertahankan argumentasinya,” ujar perempuan yang akrab disapa Sahabati Amilus tersebut.
Ia menambahkan, suasana alam terbuka selama kegiatan berlangsung turut memberikan pengalaman tersendiri bagi para peserta. Selama beberapa hari, kader PMII mengikuti berbagai aktivitas bersama, seperti berdiskusi, berolahraga, memasak, hingga makan bersama.
Kebersamaan yang terbangun selama Makrab diharapkan mampu mempererat hubungan antarkader sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi. Dengan demikian, kader PMII tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga memiliki solidaritas yang tinggi.
“Alhamdulillah, setelah berbagai rangkaian kegiatan Makrab yang sukses dilaksanakan oleh sahabat dan sahabati PK PMII Ihyaul Ulum Gresik ini, tentunya kami berharap semakin tumbuh pula semangat dan militansi kader,” pungkasnya.
Editor: Chidir Amirullah



