Menghidupkan Makna Isra Mikraj, PR Fatayat NU Sembungan Kidul Gresik Gelar Pelatihan Shalat

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah, Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Seimbungan Kidul Selasa (20/1/2026), diwarnai dengan Pelatihan Tata Shalat. Foto: dok PR Fatayat NU Sembungan Kidul Dukun Gresik/NUGres

DUKUN | NUGres – Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Sembungan Kidul menggelar Pelatihan Tata Cara Shalat pada Selasa (20/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor IKAPPI Pusat (Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Ihyaul Ulum), Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

Pelatihan Tata Cara Shalat yang menyasar kaum Pemudi NU di wilayah setempat itu, diketahui menjadi bagian dari peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah Nabi Muhammad Saw. Sekaligus sebagai upaya penguatan fikih ibadah di lingkungan kader Fatayat NU.

Mengusung tema “Peningkatan Kualitas Ibadah melalui Pelatihan Tata Cara Sholat”, acara dimulai tepat pukul 18.30 WIB. Suasana khidmat terasa sejak sesi pra-acara yang diisi oleh penampilan grup Srikandi, disusul dengan pembukaan resmi serta lantunan ayat suci Al-Qur’an dan Shalawat Nabi. Semangat nasionalisme dan militansi organisasi juga tampak saat seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang disambung dengan Mars Fatayat NU.

Ketua PR Fatayat NU Sembungan Kidul, Siti Jamilah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pemilihan kegiatan berupa pelatihan ini sangat relevan dengan momentum Isra Mikraj. Menurutnya, peristiwa besar tersebut membawa perintah langsung mengenai ibadah shalat, sehingga momen ini harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi kembali kualitas ibadah para kader agar sesuai dengan tuntunan para ulama.

“Kegiatan ini sengaja kami letakkan di momentum peringatan Isra Mi’raj, karena salah satu inti dari peristiwa tersebut adalah turunnya perintah sholat. Kami berharap melalui pelatihan ini, para sahabat Fatayat dapat menyempurnakan ibadahnya,” ujar Siti Jamilah yang dalam kesempatan tersebut juga mewakili unsur panitia.

Memasuki acara inti, para peserta menerima pemaparan mendalam dari Hj. Wirdati Muchit, S.Pd., M.Pd. Dalam materi yang disampaikan, tata cara sholat yang benar, mulai dari niat hingga salam, yang sepenuhnya berdasarkan pada paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah.

Hj. Wirdati menekankan pentingnya menjaga kaifiyah (tata cara) sholat yang sesuai dengan madzhab empat, seperti praktik mengangkat tangan saat takbir, posisi bersedekap, hingga bacaan qunut pada sholat Subuh.

Penekanan ini bertujuan agar para kader Fatayat memiliki landasan yang kuat dan tidak goyah dalam mempraktikkan amaliah ibadah yang selama ini diajarkan oleh para masyayikh NU. Pelatihan ini pun diakhiri dengan praktik langsung guna memastikan setiap gerakan dan bacaan peserta sudah tepat dan sesuai syariat.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment