Zalzha, Atlet Berprestasi sekaligus Mahasiswa ISTAZ Harumkan Gresik di Ajang Porprov Jatim 2025

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Zalzha saat mengabadikan momen bersama Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Gresik dr. Anis Ambiyo Putri. Foto: ist/NUGres

GRESIK | NUGres – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX yang berlangsung di Kota Malang dan secara resmi dilakukan penutupan pada 5 Juli 2025, telah menjadi panggung gemilang bagi salah seorang atlet dari Kabupaten Gresik bernama lengkap Zalzhabilla Azzahra Adi Aulia Rahmatika.

Prestasi Zalzha, demikian ia biasa disapa, membawa nama Kabupaten Gresik kian melejit. Tak hanya kebanggaan bagi kontingen Gresik semata, bahkan juga berdampak bagi Institut Al Azhar (ISTAZ Gresik) tempat Zalzha menempuh pendidikan di Prodi Agama Islam (PAI).

Zalzha sukses mengukir prestasi dengan memborong lima medali emas dan tiga medali perak. Raihan ini sekaligus menjadikannya sebagai salah satu atlet terbanyak yang menyumbang medali untuk Kontingen Gresik.

Kepada NUGres, Zalzha berbagi kisah kalau dirinya telah mengawali langkah menggeluti minat di dunia marching band sejak ia berada di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Asal mula saya bisa ikut atlet drumband, dari awal saya sudah mengikuti marching band sejak saya SMP, dan terus hingga di akhir kelas 12. Pengalaman terakhir, saya sebagai ketua organisasi marching band di sekolah,” ungkapnya, Ahad (6/7/2025) siang.

Gadis 22 tahun ini juga bercerita, mendapatkan banyak ilmu dari pelatih berkompeten dan berpengalaman. Diantaranya, sebut dia yaitu Ricky Rivano dan juga Rendy Setiawan. Keduanya mengajaknya untuk turut gabung ke dalam tim.

“Pada saat itu H-2 bulan sebelum keberangkatan Porprov 2022, dari situ mulailah saya mengembangkan bakat dan juga ketrampilan serta multitasking saya sebagai awal mula atlet,” kenang Zalzha.

Kini sambil menempuh kuliah di kampus yang berada di lingkungan pesantren dan keagamaan, ISTAZ Gresik, ia justru mendapatkan perhatian dan dukungan yang sangat berarti bagi pengembangan dirinya.

Menurut Zalzha, Civitas akademika ISTAZ Gresik sangat memahami tekadnya dalam membawa nama harum Kabupaten Gresik melalui setiap ajang berlangsungnya Porprov.

“Saya sangat bersyukur menjadi bagian dari ISTAZ Gresik. Kampus ini bukan hanya mendukung saya secara akademik, tapi juga memberikan ruang untuk berkembang di bidang yang saya cintai,” ucap Zalzha penuh kebanggaan.

Lebih jauh, Zalzha yang memiliki tekad bulat memaksimalkan momentum Porprov Jatim IX tahun 2025, mempersiapkan fisik dan mental. Selama 18 bulan, dirinya bersama tim berlatih tanpa kenal lelah.

“Tahun ini saya menjabat sebagai Komandan Corps, dan itu tanggung jawab besar. Latihan kami tidak hanya menguras tenaga, tapi juga penuh tantangan emosional. Namun, semangat tim dan dukungan banyak pihak membuat kami kuat hingga mencapai podium,” ujar gadis yangberdomisili di Kecamatan Cerme, Gresik ini.

Karenanya, Zalzha tidak lupa mengapresiasi dukungan Prodi PAI, para dosen ISTAZ, serta keluarga dan pelatih yang selama ini menjadi penopang keberhasilannya.

Apresiasi dan rasa bangga diungkap oleh Ketua Prodi PAI ISTAZ, Muhammad Arifuddin, M.Pd., atas pencapaian yang ditorehkan mahasiswanya. “Zalzha adalah bukti nyata bahwa mahasiswa PAI tidak hanya unggul dalam studi Islam, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di luar kampus. Prodi PAI ISTAZ akan terus menjadi ruang pembinaan talenta unggul,” katanya.

Zalzha juga mengajak para calon mahasiswa untuk bergabung dengan PAI ISTAZ, program studi unggulan yang tidak hanya berfokus pada pendidikan agama, tetapi juga pengembangan karakter dan kepemimpinan mahasiswa.

Dari prestasi Zalzha menjadi penegas bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya tercermin dalam ruang kelas, tetapi juga di medan lomba, lapangan olahraga, hingga arena kompetisi nasional.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment