MANYAR | NUGres – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Peganden kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim/piatu dalam rangkaian kegiatan Festival Muharram 1447 Hijriah.
Kegiatan santunan itu merupakan bagian dari program tahunan PRNU Peganden melalui Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (NU-Care Lazisnu Peganden) yang secara konsisten dilaksanakan selama 6 tahun berturut-turut.
Lebih lanjut, santunan Lazisnu PRNU Peganden ini telah menjangkau total 1.200 penerima manfaat sejak pertama kali dibentuk. Seluruh pelaksanaan santunan dikelola oleh Lembaga UPZIS NU-Care Lazisnu PRNU Peganden, sebagai Lembaga resmi NU dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah.
Hal tersebut seperti dikemukakan oleh salah seorang Pengurus Lazisnu PRNU Peganden Abdullah Charif. Melalui media ini pihaknya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh donatur dan masyarakat yang telah setia berpartisipasi dalam gerakan kebaikan ini.
“Ini adalah bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Peganden terus hidup. Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi kita semua, terutama para anak yatim/piatu yang menjadi bagian dari tanggung jawab sosial kita bersama,” ujarnya, pada Jum’at (11/7/2025).
Dikatakannya, santunan tahun ini bersumber dari tiga pilar kedermawanan lokal antara lain Program Sedekah Sedino Sewu (S3) dari Lazisnu, Kontribusi dari Pimpinan Ranting Fatayat NU Peganden serta donasi dari anggota Muslimat NU RT.12 RW.3.
Rangkaian acara Festival Muharram berlangsung dengan penuh rasa syukur dan kehangatan. Para penerima tampak gembira menerima bingkisan santunan, sementara para donatur dan panitia menyambut kegiatan ini sebagai ladang amal dan bentuk nyata cinta kepada sesama.
Festival Muharram 1447 H di Desa Peganden tidak hanya menjadi momentum spiritual, namun juga menjadi ruang konsolidasi sosial dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan melalui aksi nyata.
Editor: Chidir Amirullah

