BUNGAH | NUGres – Sejumlah pelajar yang tergabung dalam Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Mojopurowetan masa khidmat 2025–2027 menyelenggarakan kegiatan rutinan Khatmil Qur’an pada hari Jum’at Legi, (18/7/2025) bertempat di Mushala Al Munnawar, Desa Mojopurowetan, Bungah, Gresik.
Digelar usai salat Subuh, kegiatan ini diikuti oleh pengurus PR IPNU IPPNU Mojopurowetan, pelajar NU setempat, serta warga masyarakat dengan penuh khidmat dan antusiasme. Rutinan ini merupakan agenda unggulan organisasi yang digelar setiap Jum’at Legi, sebuah hari yang diyakini penuh keberkahan.
“Kegiatan Khatmil Qur’an rutin setiap Jum’at Legi diharapkan dapat menjadi tradisi yang istiqamah, membawa keberkahan bagi desa Mojopurowetan, serta membentuk generasi pelajar yang religius, cinta Al-Qur’an, dan berakhlak mulia,” ujar Ketua PR IPNU Mojopurowetan Mohammad Adrian Rizqi Tsani.
Lebih jauh, ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi menghindadi kemarau spiritual, dan juga sebagai upaya menghidupkan semangat organisasi serta dakwah pelajar NU di tengah masyarakat.
Dari sisi pembinaan internal, kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Departemen Dakwah dan Keislaman IPNU IPPNU Mojopurowetan. Salah satu anggotanya Muhammad Azmil Imtiyaz, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pilihan cara yang ditempuh dalam membangun jiwa pelajar yang cinta Al-Qur’an, cinta ibadah, dan cinta perjuangan.
“Dengan wasilah lantunan ayat suci yang dikhatamkan bersama, semoga kegiatan ini membawa cahaya bagi diri, keluarga, organisasi, dan masyarakat Mojopurowetan secara luas,” harapnya.
Dari sisi sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan nilai kepedulian dan kebermanfaatan sosial. Hal ini disampaikan oleh anggota Departemen Dakwah dan Sosial Masyarakat PR IPPNU Mojopurowetan Maghfirotin Ni’matuz Zahroh.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari penggabungan antara dakwah spiritual dan penguatan sosial, yang sangat dibutuhkan di tengah masyarakat hari ini. Kami berharap kader IPNU IPPNU tak hanya aktif di organisasi, tapi juga aktif mendekatkan diri kepada Allah dan bermanfaat bagi sesama,” terangnya.
Kini rutinan Khatmil Qur’an ini dinilai sebagai identitas PR IPNU IPPNU Mojopurowetan. Acara ini menjadi bukti bahwa kader pelajar NU tidak hanya tangguh dalam berorganisasi, tetapi juga kuat dalam spiritualitas, memperkuat ukhuwah islamiyah antar pelajar, hingga menjadi media dakwah dan penguatan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Semangat ini diharapkan terus tumbuh dan menjelma menjadi gerakan pelajar NU yang berakhlak, berilmu, dan bermanfaat untuk umat.
Penulis: Ahmad Mubarok
Editor: Chidir Amirullah

