25 Tumpeng Warga Meriahkan Puncak Tradisi Rebo Wekasan Desa Suci Gresik 2025

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Dokumentasi Rebo Wekasan Desa Suci, Kecamatan Manyar Gresik. Foto: dok Pemdes Suci/NUGres

GRESIK | NUGres – Pemerintah Desa (Pemdes) Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, bersama warga masyarakat kembali menggelar tradisi tahunan Rebo Wekasan. Selama tiga hari Pemdes akan menggelar rangkaian tradisi yang diwariskan turun-temurun ini pada 17 – 20 Agustus 2025.

Pantauan NUGres pada Jumat (15/8/2025) siang, suasana sepanjang Jalan Raya Suci mulai semarak. Pedagang UMKM tampak bersiap menata stan mereka untuk memeriahkan rangkaian acara.

“Pemerintah Desa Suci mengajak seluruh masyarakat untuk ikut meramaikan gelaran tradisi dan budaya Rebo Wekasan ini,” ujar Sekretaris Desa Suci, Mohammad Miftach, kepada NUGres, Jumat (15/8/2025) petang.

Salah satu momen paling dinanti adalah Kirab Tumpeng Agung. Berbeda dengan tahun lalu yang seluruh tumpeng disediakan oleh pemerintah desa, kali ini ada 25 tumpeng hasil kreasi warga dari seluruh RW di Desa Suci. Tumpeng-tumpeng tersebut akan dikirab bersama menuju Masjid Mambaut Thoat atau Sendang Suci.

“Kirab Tumpeng Agung akan berlangsung pada Senin, 18 Agustus 2025 mulai pukul 18.30 WIB atau bakda Maghrib, dimulai dari Balai Desa menuju titik akhir di Masjid Mambaut Thoat/Sendang Suci, kemudian dilanjutkan Selametan Desa,” jelas Miftach yang akrab disapa Cak Tak.

Rangkaian Malam Rebo Wekasan yang memiliki makna khusus bagi masyarakat Desa Suci diawali dengan Khatmil Qur’an pada Ahad (17/8/2025) pukul 06.00 WIB di Pendopo Balai Desa Suci dan serentak di seluruh mushola desa.

Keesokan harinya, Senin (18/8/2025) pukul 05.00 WIB, digelar doa dan shalawat hingga Khatmil Qur’an di Masjid Mambaut Thoat. Sementara pada Selasa (19/8/2025) pukul 19.30 WIB, akan ada lantunan shalawat Nabi dan penampilan hadrah Banjari, dilanjutkan salat malam berjamah tepat pukul 00.00 WIB.

Tak hanya ritual keagamaan, Rebo Wekasan tahun ini juga dimeriahkan dengan gebyar UMKM dan pasar malam yang sudah buka beberapa hari menjelang puncak acara. Pengunjung dapat menikmati aneka produk lokal, kuliner khas, serta berbagai hiburan rakyat.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment