GRESIK | NUGres – Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kapasitas kader, Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Gresik menggelar kegiatan Penataran Pelatih dan Wasit Juri pada Jumat – Ahad, 29 – 31 Agustus 2025 di Gedung PCNU Gresik.
Dengan suasana khidmat, acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Ketua PC Pagar Nusa Gresik H. Zainul Khuluq. Sementara Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik Dr KH Mulyadi MM menandai dimulainya kegiatan penataran dengan mengetuk palu.
Kegiatan strategis ini diikuti oleh 21 peserta delegasi dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari setiap kecamatan se-Kabupaten Gresik. Mereka dipersiapkan menjadi kader pelatih dan wasit juri yang kompeten, profesional, dan berintegritas sesuai standar pencak silat nasional.
Dalam sambutannya, Kang Ma’ruf, selaku perwakilan dari pengurus PC Pagar Nusa Kabupaten Gresik, menegaskan pentingnya rasa memiliki terhadap organisasi.
“Saya berharap baik peserta maupun panitia memiliki rasa memiliki Pagar Nusa di Kabupaten Gresik. Dengan rasa memiliki, kita semua akan lebih semangat berkhidmah, berlatih, dan menjaga marwah Pagar Nusa,” ujarnya.

Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua Pelaksana, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta. “Kami sangat berterima kasih atas partisipasi aktif para peserta. Harapan kami, ilmu dan materi yang didapat selama penataran ini dapat diimplementasikan di lingkup ranting masing-masing. Karena kalian semua adalah calon penggerak, baik di tingkat kejurcab maupun kejurprov,” pesannya.
Selama tiga hari, para peserta mendapatkan materi teori, praktik lapangan, serta simulasi pertandingan, dipandu langsung oleh instruktur dan narasumber berpengalaman. Penataran ini bukan hanya melahirkan tenaga pelatih dan wasit juri yang andal, tetapi juga memperkuat soliditas dan militansi kader Pagar Nusa di Gresik.
Acara penutupan pada Ahad 31 Agustus 2025 berlangsung penuh khidmat dan syukur. Rangkaian penutupan ditandai dengan pembacaan doa bersama, penyerahan sertifikat, serta sabuk secara simbolis kepada perwakilan peserta sebagai tanda kelulusan dan pengakuan atas perjuangan selama mengikuti penataran.
Momentum ini menjadi momen haru sekaligus kebanggaan, karena setiap peserta kini membawa amanah baru untuk berkhidmah di lingkungan Pagar Nusa.
Dengan adanya penataran ini, Pagar Nusa Gresik semakin meneguhkan perannya sebagai garda penjaga tradisi, budaya, dan benteng moral generasi muda Nahdlatul Ulama.
Editor: Chidir Amirullah

