Gebyar Sholawat Jadi Puncak Acara Hari Santri Nasional 2025 MWCNU Wringinanom Gresik

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Gebyar Sholawat menjadi puncak kegiatan rangkaian agenda Hari Santri Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh MWCNU Wringinanom Gresik. Foto: dok MWCNU Wringinanom/NUGres

WRINGINANOM | NUGres – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wringinanom menggelar serangkaian kegiatan bertajuk Gebyar Hari Santri Nasional. Agenda ini menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan, olahraga, dan kebudayaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Informasi yang dihimpun, acara puncak Hari Santri Nasional 2025 MWCNU Wringinanom yakni Gebyar Sholawat akan digelar pada Selasa 22 Oktober 2025 di Lapangan Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Gresik.

Selain Gebyar Sholawat ini diisi oleh Gus Fandi Iraone, bakal hadir pula sejumlah tokoh penting diantaranya yakni Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik Dr KH Mulyadi MM, Rais Syuriyah bersama Ketua Tanfidziyah MWCNU Wringinanom yakni Drs KH Moh Sholihan dan H. Ridwan, juga sosok ulama kharismatik wilayah tersebut yakni KH. Ahmad Basori Tajib.

Iringan hadrah dari grup PP Roudlotul Hikmah akan menambah semarak suasana malam Gebyar Sholawat. Panitia Hari Santri Nasional 2025 MWCNU Wringinanom, Abdul Rokip menyampaikan bahwa kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai keislaman, kebangsaan, serta kebersamaan di kalangan warga NU dan masyarakat Wringinanom pada umumnya.

“Untuk tahun ini, acara puncak Hari Santri Nasional tahun 2025 MWCNU Wringinanom yaitu Gebyar Sholawat. Semoga diberikan kelancaran,” ucapnya kepada NUGres, Jumat (17/10/2025).

Dikatakannya, rangkaian kegiatan Gebyar HSN 2025 MWCNU Wringinanom dimulai pada 16 Oktober dengan pelaksanaan Khotmil Qur’an dan Banom JQH di Kantor MWCNU Wringinanom, berlangsung sejak pukul 12.00 hingga 19.00 WIB.

Selanjutnya, pada 18 Oktober digelar Doa Bersama dan Latihan Gabungan PAC Pagar Nusa di Pondok Nekat Sumengko mulai pukul 19.00 WIB. Kegiatan berlanjut pada 19 Oktober 2025 dengan Senam Fatayat dan Muslimat di Balai Desa Sumberwaru yang dimulai pukul 06.00 WIB.

Puncak acara akan berlangsung pada 22 Oktober 2025, diawali dengan Upacara Hari Santri Nasional di Lapangan Desa Kesamben Kulon pada pukul 06.30 WIB, kemudian dilanjutkan malam harinya dengan Gebyar Sholawat di tempat yang sama mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.

“Kemeriahan Hari Santri Nasional kali ini diharapkan menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah serta meneguhkan semangat santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” harapnya.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment