BUNGAH | NUGres – Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menghadiri Haul ke-127 KH Sholih Tsani di Pondok Pesantren Qomaruddin Sampurnan Bungah Gresik, Kamis (13/11/2025).
Dalam sambutannya, Gus Yani menyampaikan bahwa selain ngalap keberkahan, peringatan haul merupakan momentum yang tepat untuk menyambung sekaligus meneruskan semangat perjuangan para pendiri pesantren.
“Yang tadi disampaikan dalam manakib, perjalanan panjang berdirinya Pondok Pesantren Qomaruddin melibatkan banyak orang saleh. Salah satunya Mbah Sholih Tsani dan para kiai lainnya. Mudah-mudahan ini membawa berkah bagi kita semua,” ujar Gus Yani.
Ia menegaskan bahwa pesantren telah memainkan peran penting jauh sebelum berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pesantren hadir di tengah masyarakat, terutama dalam memberikan pendidikan dan pendampingan sosial.
“Peran pesantren sudah ada sebelum negara ini terbentuk. Pesantren hadir untuk mendampingi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan,” imbuhnya.
Gus Yani berharap Pondok Pesantren Qomaruddin tetap istiqamah dalam memberikan manfaat bagi umat. Menurutnya, pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kontribusi dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar.
Usai sambutan Bupati Gresik, acara dilanjutkan dengan mauidhah hasanah yang disampaikan oleh Habib Umar Al Muthohar dari Semarang. Dalam ceramahnya, Habib Umar mewedar pentingnya meneladani akhlak Rasulullah serta memuliakan para ulama dan kiai sebagai jalan mendapatkan keberkahan.
Selain dihadiri Bupati Gresik dan jajaran Forkopimda, haul tersebut juga diikuti oleh para kiai pengasuh pesantren dari berbagai wilayah di Gresik dan luar daerah.
Pada momen Haul ke-127 KH Sholih Tsani ini, turut diluncurkan dua kitab oleh Tim Pelestari Manuskrip Qomaruddin, yakni kitab Fattah fi Adab al-Nikah dan Qoshidah lis Shibyan.
Peluncuran kitab tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pondok Pesantren Qomaruddin dalam melestarikan warisan intelektual para pendirinya (muassis).
Editor: Chidir Amirullah

