GRESIK | NUGres – Festival Film MUI Gresik 2025 menjadi panggung pembuktian kreativitas mahasiswa Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA). Karya dari Komunitas Film Sinergi Risalah UNKAFA berhasil meraih Juara I sekaligus penghargaan Audience Favorit pada ajang yang diikuti 40 peserta dari dalam dan luar Gresik tersebut.
Ketua Prodi KPI UNKAFA Gresik, Zainuddin, mengapresiasi capaian mahasiswanya yang dinilai mampu tampil maksimal meski dengan keterbatasan produksi.
Ia menegaskan bahwa kompetisi film seperti ini sangat penting bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Kami sangat mengapresiasi capaian ini. Di luar ekspektasi kami, dengan segala keterbatasan, mahasiswa dan santri mampu berekspresi secara maksimal,” ujar Pak Zen, sapaannya.
Pak Zen menambahkan, bahwa prestasi ini diharapkan memotivasi mahasiswa KPI lainnya. “Dakwah memerlukan pendekatan yang lebih kreatif di era yang kompetitif dan dinamis seperti sekarang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, menegaskan bahwa dakwah harus dilakukan dengan metode yang moderat dan tidak kaku, termasuk melalui seni dan media visual.
Tak hanya itu, menurut Kiai Rofiq, film merupakan medium yang efektif untuk mengenalkan nilai-nilai Islam secara lebih luas.
“Sejak zaman Nabi Muhammad SAW hingga penyebaran Islam di Nusantara, Islam diterima karena penyampaiannya yang luwes. Jika tidak dengan cara yang lentur, Islam akan sulit diterima,” jelas pakar Arudl (sastra puisi dan syair Arab) tersebut
Ia turut mengapresiasi seluruh peserta dan panitia, khususnya Komisi Seni MUI Gresik, yang telah mempersiapkan festival dengan baik.
Festival Film Pendek MUI Gresik 2025 digelar selama empat bulan, mulai pendaftaran hingga penjurian, dan ditutup dengan awarding pada Sabtu (22/11/2025) di Aula Kantor MUI Gresik.
Film “Irama Lama yang Kembali” yang disutradarai oleh Mochammad Mauludin Habibulloh dari UNKAFA berhasil meraih Juara I sekaligus Audience Favorit. Juara II diraih film “Hadza min Fadli Robbi” dari SMK Al-Hadi Gresik, dan Juara III diraih film “Suwung” dari Komunitas Kreatif Kedungrukem.
Selain kategori utama, penghargaan Special Jury Mention diberikan kepada film “Subuh” garapan Achmad Rezi Fahlevie dari Komunitas Noise Films.
Editor: Chidir Amirullah

