Izin Rawat Inap Terbit, Klinik Al Mustasyfa Ujungpangkah Gresik Gelar Tasyakuran

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Kantongi izin rawat inap, Klinik Al Mustasysfa menggelar tasyakuran bersama jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ujungpangkah. Foto: dok Klinik Al Mustasyfa Ujungpangkah Gresik/NUGres

UJUNGPANGKAH | NUGres – Suasana khidmat menyelimuti Klinik Mabarrot Al Mustasyfa Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, pada Ahad, 14 Desember 2025. Sejumlah pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ujungpangkah bersama para dokter, tenaga kesehatan, dan karyawan klinik berkumpul dalam tasyakuran dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas terbitnya izin layanan rawat inap.

Momentum ini menjadi penanda penting dalam perjalanan Klinik Mabarrot Al Mustasyfa. Setelah dibangkitkan kembali dari mati suri pada 26 Januari 2023, klinik yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama tersebut terus berbenah dan berkembang. Upaya itu membuahkan hasil dengan mulai beroperasinya layanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam pada 2 Februari 2025. Kini, dengan diterbitkannya izin rawat inap, layanan kesehatan yang diberikan semakin lengkap dan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Ujungpangkah dan sekitarnya.

Kepala Klinik Mabarrot Al Mustasyfa, drg. Ucy Nur Hamidah Al Abrori, M.Kes., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya klinik hanya melayani observasi pasien melalui layanan UGD 24 jam. Seiring berjalannya waktu, kebutuhan warga terhadap layanan rawat inap semakin terasa dan mendesak.

“Alhamdulillah, terbitnya izin rawat inap ini menjadi kabar yang sangat kami syukuri. Kebutuhan layanan rawat inap memang sangat diperlukan oleh masyarakat, sehingga kehadirannya nanti diharapkan benar-benar memberi manfaat,” ujarnya kepada NUGres, Kamis (18/12/2025).

Meski izin telah dikantongi, drg. Ucy menjelaskan bahwa pihak klinik masih perlu menyempurnakan sejumlah persiapan teknis dan administratif agar layanan rawat inap dapat berjalan secara optimal. Ia pun memohon doa dan dukungan dari semua pihak agar seluruh proses yang dijalani dapat berjalan lancar.

“Masih ada beberapa tahapan dan prosedur yang harus kami lalui. Namun kami menargetkan, Insya Allah pada tahun 2026 mendatang, layanan rawat inap Klinik Mabarrot Al Mustasyfa sudah bisa diakses oleh masyarakat,” tambahnya dengan optimistis.

Apresiasi juga datang dari Ketua Tanfidziyah MWCNU Ujungpangkah, Gus Nafisul Atho’. Ia menyambut baik terbitnya izin rawat inap tersebut dan menyebutnya sebagai buah dari perjuangan panjang serta dedikasi seluruh tim klinik.

“Pertama tentu kami ucapkan Alhamdulillah atas progres yang luar biasa ini. Kedua, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Klinik beserta seluruh tim atas profesionalitas dan pengabdiannya sejak klinik ini dibangkitkan kembali pada 26 Januari 2023. Ini adalah perjuangan panjang yang tidak mudah,” tuturnya.

Gus Atho’ berharap keberadaan Klinik Mabarrot Al Mustasyfa semakin mendapat tempat di hati warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat luas. Menurutnya, fasilitas kesehatan tersebut merupakan ikhtiar jam’iyyah NU dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

“Mari kita manfaatkan dan banggakan layanan ini. Klinik ini milik kita bersama, dikelola dalam naungan NU untuk warga NU dan masyarakat umum. Tugas kita adalah menguatkan dan memberdayakan apa yang sudah kita miliki,” pungkas pengasuh Pesantren Mambaul Ihsan Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment