Ranting NU Ngepung Bangkit, Lailatul Ijtima’ MWCNU Kedamean Gresik Berlangsung Khidmat

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Di Ranting NU Ngepung, Lailatul Ijtima' MWCNU Kedamean berlangsung penuh khidmat, Rabu (4/2/2026) malam. Foto: dok PRNU Ngepung/NUGres

KEDAMEAN | NUGres – Pada Rabu malam, 4 Februari 2026, Masjid Darul Muttaqin di Desa Ngepung berubah menjadi pusat kegiatan ilmu dan spiritualitas. Jamaah dari berbagai penjuru desa memadati masjid, hadir dengan khidmat mengikuti Lailatul Ijtima’ yang diadakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kedamean.

Suasana malam yang biasanya tenang dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an, yang menenangkan hati jamaah dan menyiapkan mereka menyambut kajian serta sambutan penting.

Suara sholawat yang dibawakan oleh Pimpinan Ranting ISHARI Doro dan Ngepung menggema, dlanjutkan kemudian lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Waton, yang meneguhkan rasa cinta tanah air sekaligus identitas keagamaan jamaah.

Acara dibuka dengan pembagian tugas oleh Ustadz Kusno, yang memastikan setiap rangkaian kegiatan berjalan lancar. Selanjutnya, sambutan pertama disampaikan oleh Ustadz Musthofa, mewakili Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Ngepung.

Dalam sambutannya, Pak Mus sapaan akrabnya, menegaskan bahwa NU Ngepung kini mulai bangkit kembali setelah beberapa waktu vakum.

Ia menjelaskan bila seluruh Badan Otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU) bekerja sama dalam setiap kegiatan, baik untuk pendidikan, sosial, maupun penguatan keagamaan, memperlihatkan kekompakan dan sinergi yang nyata.

Dalam kesempatan itu, Pak Mus juga menyampaikan beberapa program yang mewarnai Ranting NU Ngepung antara lain program Sajadah (Sampah Jadi Berkah) yang diinisiasi oleh Pimpinan Ranting GP Ansor, juga program Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), termasuk penggalangan dana dan penyaluran bantuan sosial. Dan program lainnya yakni penjualan minyak jelantah yang diolah menjadi produk sabun pembersih keramik.

Pada gilirannya, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kedamean Ustadz Abdul Wakid menyampaikan berbagai agenda rutin MWCNU Kedamean. Seperti Malam Tirakatan setiap bulan, yang mempertemukan seluruh ranting NU di kantor MWCNU.

Tak hanya itu, Ustadz Wakid juga menekankan pentingnya peringatan Harlah NU ke-100 versi Masehi, sesuai instruksi PCNU Gresik, serta Lailatul Ijtima’ se-Kecamatan Kedamean.

Puncak Lailatul Ijtima’ MWCNU di Ranting NU Ngepung juga diisi dengan kajian kitab yang diampu oleh Ustadz Qosim Alwi. Wakil Ketua MWCNU Kedamean itu menyampaikan manakib atau sejarah Imam Syafi’i.

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah PRNU di wilayah Wakil Cabang NU Kedamean, perwakilan Badan Otonom dan lembaga mulai dari tingkat PAC hingga Pimpinan Ranting, serta warga Nahdliyin setempat.

Penulis: Zaenal Afandi
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment