UJUNGPANGKAH | NUGres – KSPPS BMT NU Ujungpangkah menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-3 Tahun Buku 2025, yang berlangsung pada Jumat 17 April 2026 bertempat di Kantor Pusat BMT NU, Jalan Sitarda, Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.
Dalam prosesnya, kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring sebagai bentuk komitmen dalam menjamin hak dan kewenangan anggota dalam forum tertinggi koperasi.
RAT ke-3 KSPPS BMT NU Ujungpangkah dihadiri oleh Rais Syuriyah MWCNU Ujungpangkah KH. Mahrus Munir, Ketua Tanfidziyah MWCNU Ujungpangkah sekaligus Dewan Pengawas BMT NU Ujungpangkah Gus Nafishul Athok, Kepala Desa Pangkahwetan Saifullah Mahdi, serta diikuti oleh anggota koperasi dari kantor pusat dan Cabang Panceng.
Sesuai regulasi perkoperasian, agenda utama RAT meliputi Laporan pertanggungjawaban pengurus, Rencana kerja serta rencana anggaran dan keuangan koperasi, Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) secara adil dan transparan.
Ketua Pengurus BMT NU Ujungpangkah, Imam Mahmud Badaruddin, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah anggota KSPPS BMT NU Ujungpangkah telah mencapai 612 orang, yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.
Dalam forum RAT juga ditegaskan bahwa koperasi merupakan “makhluk hidup” yang pertumbuhannya sangat ditentukan oleh partisipasi aktif anggota, di antaranya melalui kedisiplinan membayar simpanan wajib, peningkatan simpanan pokok khusus sebagai penguatan modal, serta keaktifan dalam memanfaatkan layanan koperasi.
Secara khusus Gus Athok mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas seluruh ikhtiar KSPPS BMT NU Ujungpangkah yang berkontribusi dalam mendorong kemandirian jamiyyah NU di Ujungpangkah.
“Alhamdulillah perkembangan BMT NU Ujungpangkah sangat membanggakan dalam waktu tiga tahun ini. Mudah-mudahan terus berkembang, tambah barokah, tambah manfaat dan seperti BMT yang lebih awal maju seperti di Dukun dan kita meniru ke sana insyaallah,” tutur Gus Athok.
Selain itu, Gus Athok juga menyampaikan kemandirian ekonomi melalui layanan kesehatan dari Klinik Mabarrot Al Mustasyfa Ujungpangkah. Saat ini klinik tersebut, kata Gus Athok, juga telah melalui akreditasi rawat inap dan tengah mempersiapkan BPJS rawat inap. Ikhtiar ini juga membutuhkan dukungan warga Nahdliyin di wilayah Kecamatan Ujungpangkah.
Suasana RAT berlangsung gayeng, penuh kekeluargaan, dan demokratis. Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya forum, terutama dalam sesi diskusi yang konstruktif dan edukatif, sehingga memperkuat pemahaman anggota terhadap tata kelola KSPPS BMT NU Ujungpangkah.
Sebagai bentuk komitmen kebersamaan dan sinergi dengan jamiyyah, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis SHU kepada pengurus MWCNU Ujungpangkah sebesar Rp101.608.215 oleh Ketua Pengurus.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Mahrus Munir, dengan harapan KSPPS BMT NU Ujungpangkah terus berkembang menjadi lembaga keuangan yang amanah, mandiri, dan memberikan kemaslahatan bagi seluruh anggota serta warga Nahdliyin.
Editor: Chidir Amirullah



