SIDAYU | NUGres – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kauman menyelenggarakan kegiatan rutin Lailatul Ijtima sebagai sarana memperkokoh spiritualitas dan konsolidasi organisasi pada Ahad (26/4/2026) di Masjid Besar Kanjeng Sepuh Sidayu Kabupaten Gresik
Kegiatan rutin yang menjadi ruh warga Nahdliyin ini berlangsung khidmat dengan dihadiri jamaah lintas generasi. Acara dimulai selepas salat Isya.
Suasana religius sangat terasa kala rangkaian Lailatul Ijtima’ dimulai dengan salat sunah ghaib berjamaah, kemudian disambung dengan pembacaan Istigasah untuk memohon keselamatan bagi umat dan bangsa.
Ketua PRNU Kauman Mohammad Aminuddin, S.E menyampaikan bahwa Lailatul Ijtima bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan media efektif untuk membahas isu-isu keumatan.
“Lailatul Ijtima ini adalah wadah kita bertemu. Tidak hanya untuk mengetuk pintu langit melalui doa dan zikir, tapi juga untuk duduk bersama membahas apa yang dibutuhkan warga,” ujarnya di sela-sela acara.
Selain jajaran Syuriah dan Tanfidziyah Ranting NU Kauman, tampak hadir pula berbagai perwakilan Badan Otonom (Banom) seperti Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, hingga IPNU IPPNU. Kehadiran elemen ini menunjukkan soliditas struktural NU di tingkat ranting yang merupakan akar rumput.
Inti dari kegiatan ini juga diisi dengan sesi mauidzah hasanah oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Gresik KH. Ainur Rofiq Thoyyib. Dalam kesempatan tersebut, Kiai Rofik memberikan bimbingan persoalan fikih praktis sehari-hari juga penguatan akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Acara ditutup dengan koordinasi program kerja ranting dan ramah tamah. Tradisi makan bersama menyertai penutupan acara ini menjadi simbol kuatnya silaturahmi dan kebersamaan antarwarga di Desa Kauman, Sidayu.
Melalui kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini, NU Ranting Kauman berharap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan dapat terus terjaga serta diwariskan kepada generasi muda Nahdliyin di wilayah Sidayu.
Penulis: Akhmad Yaslim
Editor: Chidir Amirullah



