MANYAR | NUGres – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Manyar telah sukses menggelar pertemuan rutin yang berlangsung di MI Nurul Ulum Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jumat (26/12/2025).
Pertemuan rutin tersebut dirangkai dengan pelantikan Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU se-Anak Cabang Manyar serta peringatan Hari Ibu, yang dikemas secara edukatif dan inspiratif melalui kegiatan Beauty Class.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus PAC, pengurus ranting, serta anggota Fatayat NU se-Anak Cabang Manyar. Suasana acara berlangsung khidmat namun tetap hangat, mencerminkan semangat kebersamaan sekaligus penguatan peran perempuan NU di tingkat akar rumput.
Dalam rangka memperingati Hari Ibu, PAC Fatayat NU Manyar menghadirkan Beauty Class dengan materi seputar everyday natural look, skin preparation, serta tips penggunaan produk kecantikan yang aman dan sesuai kebutuhan. Peserta juga mendapatkan kesempatan berdialog langsung melalui sesi tanya jawab bersama make up artist profesional.

Ketua PAC Fatayat NU Manyar menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi rutin, tetapi juga ruang pemberdayaan kader agar semakin percaya diri, berdaya, dan produktif, baik dalam kehidupan keluarga maupun organisasi.
“Fatayat NU harus terus bergerak, belajar, dan berkembang. Peringatan Hari Ibu ini menjadi momentum untuk menguatkan peran perempuan NU sebagai ibu, pendidik, sekaligus penggerak sosial,” ujarnya.
Melalui pertemuan rutin yang dikemas secara kreatif dan relevan dengan kebutuhan kader, PAC Fatayat NU Manyar berharap mampu menjaga semangat militansi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas perempuan NU di berbagai bidang.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Gresik, Sahabat Masruroh, S.Pd, berharap agar seluruh kader Fatayat NU terus menguatkan diri di semua tingkatan kepengurusan.
“Dengan spirit Menguat Bersama, Maju Bersama, Untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia menuju Organisasi Digdaya, Fatayat NU harus melahirkan kader-kader yang militan dan berdaya,” tuturnya.
Editor: Chidir Amirullah

