Fatayat NU Panceng Aksi Peduli Anak Penderita Hidrosefalus

oleh -37 Dilihat
Habil Zahfra Alfahri dalam gendongan ibu (tengah) berswa foto bersama Pengurus Fatayat NU Panceng

PANCENG | NUGres – Penderita Hidrosefalus ditandai dengan pembesaran pada kepala, umumnya ditemui pada bayi dan anak-anak. Hidrosefalus adalah penumpukan cairan pada rongga otak paling dalam. Hasil penelusuran NUGres pada info kesehatan ini memiliki kesamaan dengan yang dialami Habil Zahrfan Alfahri (11 tahun).

Kondisi putra dari Siti Fatimah, kader Fatayat NU Panceng Desa Campurejo Dusun Karangtumpuk ini mengundang simpati masyarakat, terutama para pengurus dan anggota Fatayat NU di Panceng.

Usai kegiatan rutin yakni senam fatayat Sabtu (29/2/2020), PAC Fatayat NU Panceng mengajak seluruh yang hadir untuk menyisahkan rizqinya guna disalurkan pada Ibu Siti Fatimah. Berharap sedikit membantu meringankan beban ibu dari Habil.

Simak Juga:  19 Mahasiswi IAIFA Kediri Menimba Ilmu Falakiyah ke LFNU Gresik

“Mari para ibu, saudara kita sedang mendapat ujian dari Allah SWT. Disamping kita doakan bersama agar Allah segera mengangkat penyakit yang diderita putra sahabati kita, kami juga mengajak ibu-ibu sekalian mendonasikan hartanya untuk kita sumbangkan,” ajak Ketua Fatayat NU Panceng, Masruroh didepan peserta senam.

Peserta senam dari pengurus ranting Fatayat NU di Kecamatan Pancen itu kompak setuju. Sejurus kemudian, ibu-ibu yang terbilang masih muda itu keluarkan uang dari sakunya dan dikumpulkan didepan mereka.

“Alhamdulillah, semoga ini dicatat sebagai amal ibadah kita. Telah terkumpul uang dari infaq ibu-ibu sebesar Rp.3.650.000. Semoga ini bermanfaat bagi keluarga dari ananda Habil Zahfra Alfahri,” ungkap Masrurah.

Simak Juga:  Juru Sembelih Hewan Qurban di Gresik Ikuti Asah Pisau Massal

Aksi peduli Fatayat NU Panceng ini sebelumnya juga dilakukan oleh Ansor ranting Campurejo. Semua berharap, pihak-pihak lain turut peduli terhadap derita Habil.

Fatayat NU Panceng bersama Habil dan Ibu di depan rumahnya

Kontributor : Syafi Hoo

Editor : Ahmad Zain

Advertisment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *