UJUNGPANGKAH | NUGres – Musyawarah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sekapuk masa khidmat 2026–2031 berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan pada Ahad (18/1/2026).
Musran ke-VII tersebut digelar di Aula Hasyim Asy’ari lantai 2 Masjid Jami Darussalam, Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Forum musyawarah ini menjadi momentum penting bagi pengurus NU setempat dalam menentukan kepemimpinan organisasi ke depan.
Berdasarkan hasil Musran ke-VII, H. Sumono Eko Saputro ditetapkan sebagai Rais Syuriyah PRNU Sekapuk. Sementara itu, H. Yahya Suhariyanto dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Tanfidziyah PRNU Sekapuk.
Saat dihubungi NUGres, H. Yahya Suhariyanto menyampaikan bahwa amanah yang diembannya merupakan tanggung jawab besar sekaligus takdir dari Allah Swt. Ia menegaskan kesiapan untuk mengemban kepercayaan tersebut dengan penuh kesungguhan.
Terkait program kerja ke depan, H. Yahya menjelaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan potensi dan program yang telah berjalan di lingkungan PRNU Sekapuk.
“Belum, formatur dan Musker dulu. Namun beberapa hal yang kami lakukan yakni mengoptimalkan yang sudah ada, seperti LAZISNU dan BMT. Ke depan, kami juga berikhtiar mewujudkan kemandirian ekonomi,” ujarnya, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, salah satu bentuk kemandirian ekonomi yang tengah dirintis adalah pendirian koperasi yang dapat memberikan pelayanan dan manfaat bagi warga NU.
“Kami ingin menjadikan jam’iyyah NU sebagai organisasi yang mandiri dan memiliki daya saing,” tutur Guru di Taman Pendidikan Bahrul Ulum Sekapuk Ujungpangkah Gresik ini.
H. Yahya, yang akrab disapa Pak Yahya, juga memohon doa dan dukungan dari seluruh pihak, khususnya warga Nahdliyin Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik.
Musran ke-VII PRNU Sekapuk ini turut dihadiri Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ujungpangkah Gus Nafisul Atho’, beserta jajaran, erta perwakilan badan otonom NU di tingkat ranting setempat.
Editor: Chidir Amirullah

