Hadiri Seminar Nasional STIE NU Gresik, KH Said Aqil Sirodj Dukung Kemandirian Ekonomi

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Mengisi Seminar Nasional di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama (STIE NU) Trate Gresik, Mustasyar PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A. menekankan pentingnya umat Islam memiliki kemandirian ekonomi. Foto: ist/NUGres

GRESIK | NUGres – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama (STIE NU) Trate Gresik sukses menggelar Seminar Nasional bertajuk “Pengembangan Islam Nusantara: Pendekatan Manajemen Berbasis Komunitas dan Maslahat” pada Ahad (10/8/2025), di Aula Lantai II STIENU Trate Gresik.

Dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, tokoh masyarakat, guru, dan undangan dari berbagai organisasi, acara menghadirkan pembicara nasional sekaligus tokoh pemikir Islam moderat di Indonesia, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A.

Dalam serangkaian pemaparannya, Prof. Said Aqil menekankan pentingnya umat Islam memiliki kemandirian ekonomi. Ia mengutip dalil yang menekankan bahwa seorang muslim hendaknya menjadi pribadi yang kaya, agar mampu memajukan dan membantu sesama.

“Kekayaan yang dimiliki seorang muslim bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk kemaslahatan umat. Dengan ekonomi yang kuat, kita bisa memperluas manfaat dan menjaga martabat,” tutur sosok Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022–2027.

Buya Said juga mengupas urgensi pendekatan manajemen berbasis komunitas dalam pengembangan dakwah maupun pemberdayaan masyarakat. Disampaikanya bila contoh konkret dari pendekatan ini berupa penguatah peran pesantren, organisasi keagamaan, dan perguruan tinggi dalam membangun kesejahteraan yang sejalan dengan nilai-nilai Islam.

Lebih lanjut, Buya Said menitipkan pesan agar STIENU setiap tahun mengadakan seminar nasional dengan menghadirkan tokoh pebisnis yang berhasil untuk menambah motivasi dan inspirasi bagi mahasiswa dan masyarakat. Tujuannya, setelah lulus kuliah menjadi entrepreneur yang handal, tidak hanya mengharap menjadi pegawai.

“Warga Nahdliyin sebenarnya banyak yang menjadi pengusaha sukses tapi masih perlu adanya jaringan yang kuat, sehingga kemaslahatan bisa dirasakan oleh umat. Nahdlatul ulama sudah waktunya untuk mendorong warganya untuk terus mengembangkan berbagai bidang usaha mulai dari skala kecil hingga skala nasional,” pesan Buya Said.

Ketua STIE NU Trate Gresik, Zaenab SE, M.Ak dalam sambutannya menyatakan seminar ini merupakan bagian dari komitmen kampus untuk membentuk lulusan yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual.

“Kami ingin lulusan STIE NU tidak hanya cakap secara keilmuan ekonomi, tetapi juga memiliki akhlak, karakter, dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Diharapkan, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi civitas akademika STIE NU Trate Gresik untuk terus mengembangkan gagasan Islam Nusantara yang rahmatan lil ‘alamin, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan umat.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment