GRESIK | NUGres – Menjelang peluncuran program Fatayat NU SHINE (Screening Helps Identify New Excellence), Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Gresik melalui Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup melakukan koordinasi dengan dr. Cicin Ulfinah, MMRS, Direktur Rumah Sakit Fathma Medika Gresik, pada Selasa (27/1/2026).
Deteksi dini tumbuh kembang anak menjadi kebutuhan yang semakin mendesak, terutama di tengah keterbatasan layanan kesehatan dasar. Melalui program FNS (Fatayat NU SHINE), Fatayat NU berupaya menjembatani kesenjangan layanan tersebut dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor. Sasaran program meliputi anak usia 0–72 bulan untuk skrining DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang)
Koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen PC Fatayat NU Gresik dalam memperkuat peran strategis organisasi untuk meningkatkan akses kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendukung visi besar Indonesia Emas 2045 melalui program inovatif berbasis promotif dan preventif.
Fatayat NU SHINE merupakan program skrining tumbuh kembang anak yang bertujuan melakukan deteksi dini gangguan pertumbuhan dan perkembangan, serta memberikan stimulasi yang tepat dan berkelanjutan bagi anak yang mengalami keterlambatan perkembangan. Program ini juga melibatkan Lembaga PIKER (Pusat Informasi Kesehatan Reproduksi) Fatayat NU, yang berfokus pada edukasi dan pelayanan kesehatan reproduksi perempuan.
Koordinator Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup PC Fatayat NU Gresik, dr. Nila Hapsari Rachmat Ilahi, menjelaskan bahwa pelaksanaan program FNS akan dilakukan dengan turun langsung ke masyarakat.

“Program Fatayat NU SHINE meliputi kegiatan skrining tumbuh kembang anak yang dilaksanakan secara langsung di masyarakat. Selanjutnya, proses stimulasi akan dilakukan oleh tim ahli di bawah koordinasi dr. Cicin Ulfinah, MMRS, karena Setiap anak adalah bintang, mari bantu mereka bersinar,” jelasnya.
“Saat ini, Tim FNS tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari penyusunan SOP layanan, penyediaan ruang dan alat terapi, hingga perencanaan layanan seperti stimulasi sensori, latihan motorik kasar dan halus, feeding therapy, serta terapi wicara,” imbuhnya.
Sementara itu, dr. Cicin Ulfinah, MMRS menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun bersama PC Fatayat NU Gresik.
“Stimulasi yang tepat dan akurat sangat penting untuk merangsang perkembangan otak anak secara optimal. Dengan stimulasi yang sesuai, kemampuan gerak, bicara dan bahasa, sosialisasi, kemandirian, serta perilaku dan emosi anak dapat berkembang sesuai dengan tahapan usianya,” ungkapnya.
Ketua PC Fatayat NU Gresik, Masruroh, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan para dokter dan tenaga ahli di bidang kesehatan.
“Insyaallah, launching program Fatayat NU SHINE akan digelar setelah Idulfitri. Semoga Fatayat NU terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan manfaat nyata bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan,” tuturnya.
“Program ini diharapkan dapat berjalan secara terintegrasi dan berkesinambungan dengan melibatkan peran aktif orang tua, Duta GAFANTARA, guru TK/PAUD, serta masyarakat luas sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting,” imbuh sahabat Masruroh, memungkasi.
Penulis: Nensi Indriati
Editor: Chidir Amirullah



