Kader Fatayat NU Gresik Dilatih Teknik Bekerjasama dengan Perusahaan Besar

oleh -86 Dilihat

GRESIK | NUGres – Dunia industri di Kabupaten Gresik bertumbuh pesat, tidak terkecuali di Kecamatan Kebomas. Karena itu, Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Kebomas menggelar pelatihan dalam rangka meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) bagi kader-kadernya. Kegiatan terpusat di Aula Kecamatan Kebomas, Jum’at (4/3).

Pelatihan dilakukan dalam bentuk temu kader bertajuk “Publik Speaking”, dengan menghadirkan dua narasumber tokoh perempuan terkemuka di Gresik, yaitu Feni Hidayati yang merupakan presenter TV dan Siti Umi Hanik selaku Kepala Biro Radar Gresik. Keduanya juga merupakan kader pengurus cabang (PC) Fatayat NU Gresik.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta yang berjumlah puluhan dilatih tata cara menjalin komunikasi dan bekerjasama. Baik dengan perusahaan maupun instansi pemerintah.

Simak Juga:  Hj Luluk Masruchah Dikenal Sebagai Aktivis yang Supel, Cekatan dan Bersahaja

Ketua PAC Fatayat NU Kebomas, Dewi Mujiati mengatakan, pelatihan ini dilakukan untuk menambah kembangkan potensi dan bakat anggota. Sehingga dapat menguatkan kemandirian pribadi dan organisasi, serta mampu berdaya saing di tengah perkembangan industri yang begitu pesat.

“Maka dari itu pelatihan ini penting, untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, untuk penguatan organisasi menuju perempuan mandiri dan berdaya saing,” terangnya.

Salah satu narasumber, Siti Umi Hanik dalam paparannya menjelaskan bahwa wilayah Gresik Kota khususnya Kecamatan Kebomas memiliki potensi besar dengan adanya perusahaan-perusahaan yang berdiri, seperti PT Wilmar Nabati Indonesia, PT Petrokimia Gresik, dan PT Semen Indonesia. Sayangnya, kader-kader Fatayat belum bisa mengakses kerjasama.

Simak Juga:  Respons Kekeringan, PAC GP Ansor Kedamean Gresik Dropping Belasan Ribu Liter Air Bersih ke Sejumlah Desa

“Karena membangun sistem kerjasama yang bagus harus dilatih, sehingga harus diimbangi dengan mengasah kemampuan konsep maupun teknik bagaimana agar kerjasama bisa terjalin dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, bahwa Fatayat NU harus membangun SDM yang memiliki keterampilan berkomunikasi dan teknik menjalin kerjasama dengan perusahaan maupun instansi, agar ke depan jaringan relasi semakin berkembang.

“Supaya kedepan kader-kader Fatayat bisa bekerjasama dengan perusahaan maupun instansi di sekitar, serta banyak pihak,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *