Kembangkan Syiar Islami, PAC Fatayat NU Manyar Gresik Kini Miliki Qasidah Al Banjari As-Shofa

Redaksi NUGres Redaksi NUGres
Upaya mengembangkan syiar Islami di tengah masyarakat, PAC Fatayat NU Manyar Gresik kini memiliki qasidah Al Banjari As-Shofa. Foto: dok PAC Fatayat NU Manyar/NUGres

MANYAR | NUGres – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Manyar berikhtiar melakukan syiar melalui berbagai pendekatan, salah satunya melalui seni dan budaya dengan hadirnya qasidah Al Banjari As-Shofa rintisan Badan Otonom NU yang mewadahi kaum perempuan muda tersebut.

Ketua PAC Fatayat NU Manyar, Hj Chilyatut Taqiyah, S.Pd.I menyampaikan kalau Qasidah Al Banjari As-Shofa merupakan salah satu impian yang bakal membersamai dalam menyemarakkan acara Fatayat NU yang diselenggarakan di wilayah Kecamatan Manyar, Gresik.

Sementara, nama As-Shofa sendiri dijelaskannya diambil dari kata “Shofa” yang merupakan akronim dari Sholawat Fatayat. “Shofa” juga bermakna jernih atau murni.

“Dengan kehadiran As-Shofa di tingkat PAC Fatayat NU Manyar diharapkan menggugah semangat sahabat sahabat untuk mencoba menekuni Al Banjari di ranting masing-masing, sehingga nantinya As Shofa bisa tampil dengan personil yang lebih banyak,” tutur Ning Chilya kepada NUGres, Selasa (30/9/2025).

Qasidah Al Banjari yang resmi di-launching pada 26 September 2025 itu diketahui juga merupakan cita-cita dari dari Ketua PAC Fatayat NU Manyar sejak lama. Melalui hadirnya qasidah ini juga diharapkan dapat semakin mengangkat potensi para perempuan muda NU dalam hal seni islami.

Apresiasi kehadiran Qasidah Al Banjari As-Shofa juga mendapatkan apresiasi dari kader Fatayat NU di Ranting. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pimpinan Ranting Fatayat NU Gumeno, Nur Mahmudiyah. “Harapan saya, Qasidah Al Banjari As-Shofa ini bisa eksis dan berkembang menjadi lebih baik ke depannya,” ujarnya penuh antusias.

Dengan semangat kebersamaan, Qasidah As-Shofa diharapkan mampu menjadi media dakwah yang sejuk dan menyentuh hati masyarakat, sekaligus wadah kreativitas kader Fatayat NU dalam memperkaya tradisi Islam ahlussunnah wal jamaah di tengah masyarakat.

Peluncuran grup ini juga menandai komitmen Fatayat NU untuk terus berperan aktif dalam menghidupkan seni Islami, sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota dan masyarakat sekitar.

Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment