Khutbah Jum’at : Muhasabah Akhir tahun

oleh -2142 Dilihat

KHUTBAH I

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِننْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَاهَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصصَحْبِهِ أَجْمَعِيْن

اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ وَمَنْ تَبِعَهُ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَة

أَمَّا بَعْدُ: أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ المُتَّقُوْنَ

قَالَ الله تَعَالَى: اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ.. بِسْمِ الله الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ ووَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

وَ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى القُرْآنِ الكَرِيْم

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَتَسَاءَلُونَ ببِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُممْ رَقِيبًا

Alhamdullillah, beruntai-untai puja dan puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt yang telah memberikan karunia luar biasa mulai dari nikmat iman, nikmat islam, nikmat ishan, hinggalah nikmat kesehatan sehingga kita bisa hadir di masjid yang kita cintai ini dalam rangka menunaikan kewajiban melaksanakan sholat Jumat.

Sungguh, kenikmatan yang kita dapatkan sangat banyak sehingga kita sendiri tidak akan mampu menghitung nikmat-nikmat tersebut. Karena itulah, Allah Taala tidak memerintahkan kita untuk menghitung melainkan mensyukurinya.

Shalawat berbingkaikan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Akhir Zaman, Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, para tabi’in-tabi’in dan para pengikut setia serta para penerus dakwahnya hingga hari kiamat nanti.

Jamaah Sholat Jumat Rahimakumullah;

Tidak bosan-bosannya khotib mengajak diri khotib sendiri dan kepada jama’ah sekalian untuk mari kita sama-sama meningkatkan kualitas iman dan takwa kepada Allah SWT. Semakin berganti bulan, semoga iman dan takwa kita semakin meningkat, sehingga Semakin bahagia dunia dan akhirat. Aamiin ya robbal aalamiin.

Kaum muslimin Jamaah sholat Jum’at rahimakumullah,

Pada kesempatan ini, khotib akan menyampaikan khutbah mengenai renungan akhir tahun.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa sesungguhnya seorang mukmin yang mendapatkan taufiq adalah seorang yang menjadikan perubahan kondisi-kondisi sebagai kesempatan untuk ingat, merenungkan, dan mengambil pelajaran.

Dari sana ia pun mau berusaha menghisab dirinya, memperbaiki kondisinya dan meluruskan arah perjalanannya.

Maka dari itulah, binasanya hati seseorang tatkala lalai untuk menghisab dirinya dan serta mengikuti hawa nafsunya.

Simak Juga:  khutbah bahasa jawa rezekine tiang iman lan takwa

Jamaah Sholat Jumat yang Dirahmati oleh Allah SWT:

Besok kita akan berpisah dari tahun 2021 dan menyambut tahun yang baru 2022 dalam kalender Masehi.

Sungguh sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Ahsr ayat 2 bahwa, “Innal insaana lafi husr” sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian.

Kita merasa bahwa waktu begitu cepat berlalu dalam saban detiknya. Ditambah lagi jelang tahun 2022 ini kita belum sepenuhnya lepas dari pandemi Corona.

Biarpun demikian sebagai seorang mukmin semestinya kita sudah mengetahui bahwasanya kehidupan dunia ini diciptakan untuk diisi dengan ketaatan kepada Allah, mentauhidkanNya, dan untuk mewujudkan peribadatan kepadanya. Allah berfirman dalam QS Adz-Dzariyaat ayat 56:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ (٥٦)

Artinya:

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyaat: 56).

Hadirin Jamaah Sholat Jumat Rahimakumullah;

Sejatinya ayat di atas sangat cocok dengan keadaan kita pada saat sekarang ini. Jujur saja, jelang tahun baru tidak sedikit dari kita yang mulai ingin beruforia menyambut tahun baru 2022.

Padahal, seharusnya kita sebagai seorang hamba bisa merenung, bermuhasabah alias melakukan introspeksi diri bahwa semakin bertambah tahun maka semakin berkuranglah umur kita untuk beribadah kepada Allah SWT.

Terlebih lagi sekarang dunia tampak begitu tua. Bencana silih berganti dan terjadi di berbagai belahan dunia. Kita pun sekarang tidak lagi mengenal musim karena pada saat kemarau bisa saja terjadi banjir.

Sungguh ujian yang luar biasa bagi kita para hamba. Sebagai penduduk akhir zaman, tantangan kita menuju takwa benar-benar diuji. Tapi dari sisi tersebutlah kita bisa mengerti bahwa hidup ini hanyalah sementara dan dunia ini hanya sekadar tempat persinggahan menuju kehidupan abadi.

Dari Ibnu Umar –semoga Allah meridoinya- ia berkata : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang pundakku lalu berkata:

كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ

“Jadilah kamu di dunia ini seakan-akan orang asing atau seorang pengembara.”

Ibnu Umar melanjutkan perkataannya:

إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الصَّبَاحَ وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الْمَسَاءَ وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ

‘Bila kamu berada di sore hari, maka janganlah kamu menunggu datangnya waktu pagi, dan bila kamu berada di pagi hari, maka janganlah menunggu waktu sore, pergunakanlah waktu sehatmu sebelum sakitmu, dan hidupmu sebelum matimu.’ Hadis Riwayat Bukhari Nomor 5937 dalam Shahih Bukhari.

Simak Juga:  Khutbah Jumat: Islam, Tradisi, dan Toleransi

Jamaah Sholat Jumat Rahimakumullah;

Bersandar pada hadis di atas, sejatinya bisa memetik hikmah bahwa waktu dalam setiap detiknya itu begitu berharga.

Maka dari itulah, seiring bertambah dan bergantinya tahun, maka semestinya bertambah pula ketaatan kita sebagai seorang hamba.

Pada sisa umur yang singkat ini, marilah kita bersama-sama meningkatkan amal saleh dan menebarkan kebaikan di bumi Allah. Kita tidak pernah tahu kapan datangnya kematian, dan kita pula tidak tahu amalan mana yang bakal mengantarkan kita ke surga.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَاْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

KHUTBAH II

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ.

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا.

اَمَّا بَعْدُ. فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى

وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ

وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ

اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِححَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ

رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى ععَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ.

Sumber: https.www.gurupenyemangat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *