Manasik Haji Ke-4 KBIHU MWCNU Bungah, Hj Aminatun Habibah Jelaskan “Fiqhun Nisa fil Hajj”

oleh -156 Dilihat
Puluhan calon jamaah haji perempuan mendapatkan materi dari Hj Aminatun Habibah pada gelaran manasik haji ke-4 KBIHU MWCNU Bungah, Ahad (31/12/2023). Foto: dok LTN MWCNU Bungah/NUGres
Puluhan calon jamaah haji perempuan mendapatkan materi dari Hj Aminatun Habibah pada gelaran manasik haji ke-4 KBIHU MWCNU Bungah, Ahad (31/12/2023). Foto: dok LTN MWCNU Bungah/NUGres

BUNGAH | NUGres – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Bungah (MWCNU Bungah) menggelar manasik haji dan umrah Ke-4 dengan materi Fiqhun Nisa fil Hajj yang disampaikan oleh Hj. Aminatun Habibah.

Digelar pada Ahad (31/12/2023) di Kantor MWCNU Bungah, manasik haji itu diikuti puluhan Calon Jamaah Haji (CJH) perempuan yang tergabung dalam KBIHU MWCNU Bungah. Karena memang materinya khusus untuk perempuan. Materi manasik itu juga bisa disaksikan secara live di YouTube MWCNU Bungah.

Dalam pemaparannya, Hj Aminatun Habibah menyampaikan 4 pembahasan penting mengenai tata cara ibadah haji khusus perempuan, yaitu tentang: 1) sebelum keberangkatan; 2) segala persiapan menjelang ihrom; 3) Larangan-larangan saat ihrom; dan 4) manasik haji perempuan.

Di awal, Hj. Aminatun Habibah menerangkan Jihad yang diwajibkan bagi wanita tidak berperang tetapi haji dan umroh (mengutip hadits Ibnu Majah), serta perempuan wajib meminta izin suami untuk pergi berhaji dan umrah. “Menurut Imam Hanafi, Syafi’I dan Ahmad: Suami tidak boleh melarang istrinya pergi haji, jika haji yang akan dilaksanakan adalah haji wajib/haji yang pertama,” terang sosok yang kerap disapa Ning Min.

Ning Min saat menjelaskan persiapan ihram, ada 3 hal yang perlu diperhatikan, yaitu mandi ihram, pakaian ihram, dan talbiyah. Mengenai pakaian ihram, Ning Min mendasarkan pada hadits shahih HR. Ahmad, bahwa Dari Ibnu “Umar, bahwasanya Nabi SAW bersabdah: wanita yang ihrom, tidak boleh memakai selubung muka (al intiqaab) dan sarung tangan.” (HR. Ahmad, Bukhori, Nasa’i, dan Tirmidzi yang mengatakan shahih).

“Wanita boleh memakai pakaian apa saja untuk ihrom asal menutup aurot, menutupi seluruh anggota badan kecuali wajh dan telapak tangan,” tutur Ning Min.

Di samping menjelaskan 4 materi utama Fiqhun Nisa Fil Hajj, Ning Min juga menjelaskan sholat-sholat Sunnah yang dapat dikerjakan saat haji, amalan-amalan yang bisa dilakukan saat menunaikan ibadah haji, ketika uzur, serta beberapa tips jika mengalami kesulitan saat menunaikan ibadah haji.

“Jika kesasar, weteng luwe atau mendapatkan kesulitan, silihkan baca ini, termasuk saat desel-deselan (berdesak-desakkan),” lanjut Ning Min. Doa yang dimaksud adalah Bismillahi masya Allah laa yasuqulkhaira illallah, bismillahi masya Allah laa yashrifu as-su-a illallah bismillahi masya Allah maa kana min ni’matihi faminallahi masya Allah la haula wa la quwwata illa billahil-aliyyil-azhim.

Pada gilirannya, Ketua KBIHU MWCNU Bungah, H. Moh. Yunus mengatakan bahwa MWCNU Bungah hingga saat ini telah menerima 81 calon jamaah haji. Pihaknya juga menjelaskan bahwa berkat infaq jamaah haji KBIHU MWCNU Bungah tahun 2023, kini pihaknya dapat semakin baik untuk memberikan pelayanan kepada calon jamaah haji 2024.

“Kami sudah mempunyai, kamera, LCD proyektor, indoor sound system, kursi jamaah, renovasi kantor KBIHU MWCNU Bungah, HP Samsung S23 Ultra, lemari berkas, komputer, dan yang lain,” ungkapnya.

“Pelayanan ini semoga bisa menjadikan jamaah nyaman dan terfasilitasi. Mari, bagi yang ingin bergabung ke KBIHU MWCNU Bungah, silahkan. Bisa langsung datang ke kantor MWCNU Bungah,” ajak H. Moh. Yunus, memungkasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *