Momen Kemerdekaan, PAC GP Ansor Gresik dan Kebomas Ziarah dan Baksos di Makam Pahlawan yang Terabaikan

oleh -113 Dilihat

KOTA | NUGres – Menjelang 17 Agustus, Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Gresik dan Kebomas memanfaatkan momen peringatan kemerdekaan ini dengan berziarah ke beberapa Makam Pahlawan di Gresik pada Sabtu, (15/8)

Menariknya, tidak hanya berziarah, para pemuda Ansor tersebut juga melakukan bakti sosial dengan merawat makam, seperti mengecat, memasang papan nama, dan memberikan tanda titik lokasi di googlemaps agar masyarakat mudah menemukannya.

Terdapat 3 titik makam yang dikunjungi, yang kebetulan kurang mendapat perhatian dari pemerintah, yakni Makam Usman Sadar yang berlokasi di Karangpoh, Gresik, lalu Makam Abdullah Faqih yang berlokasi di pemakaman Kawisanyar, dan 5 makam pejuang yang berada di Giri.

Kegiatan tersebut diikuti takkurang dari 30 kader Ansor dari Gresik dan Kebomas. Turut hadir, Rahman Budiman, Ketua PAC Ansor Gresik; Lora Hilal, Ketua PAC Ansor Kebomas; Pak Kris Aji, Sejarawan Gresik; Ust. Mahsun, Ketua MWCNU Gresik; Ust. Humaidi, Ketua MWCNU Kebomas; dan Gus Munhamir, Katib Syuriah MWCNU Kebomas.

Simak Juga:  Lembaga Perekonomian MWCNU Bungah "Ngangsuh Kaweruh" Ke KSPPS MWCNU Dukun Gresik

Rahman Budiman, Ketua PAC Ansor Gresik mengatakan bahwa kegiatan ziarah ini bukan hanya sekedar berkunjung dan berdoa, tapi juga sebagai penguat rasa perjuangan.

“Kegiatan ini kita persiapkan matang, kita kunjungi makam para pejuang yang kurang diperhatikan, lalu kita rawat, dan berharap kita semua bisa meneladani perjuangan para pahlawan yang kita ziarahi ini”, tukasnya.

Sementara itu, Lora Hilal Fikri, Ketua PAC Kebomas, bersyukur kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh para kader Ansor di Gtesik dan Kebomas.

“Saya terharu dengan semangat sahabat-sahabat yang telah menyempatkan waktunya sejak persiapan berhari-hari sampai hari ini. Semoga perjuangan dan pengabdian kita semua cukup untuk tercatat sebagai santri Mbah Hasyim”, pungkasnya. (Jalil)

Simak Juga:  GP Ansor Gresik Menduga, Ritual Pernikahan Manusia dan Kambing Tidak Sebatas Konten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *