MWCNU Cerme, MUI Cerme, dan DMI Cerme Berkolaborasi Gelar Safari Ramadhan 6 Titik

oleh -359 Dilihat
Safari Ramadhan 1444 H, Kolaborasi MWCNU Cerme, MUI Cerme dan DMI Cerme
Safari Ramadhan 1444 H, Kolaborasi MWCNU Cerme, MUI Cerme dan DMI Cerme di Musala Baitul Karim Dusun Klagen Desa Ngembung Kecamatan Cerme, Senin (27/3/2023) malam. Foto : Tim dok. MWCNU Cerme/NUGres

CERME | NUGres – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cerme, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cerme, dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Cerme, menggelar Safari Ramadhan di 6 titik musala dan masjid wilayah setempat.

Safari Ramadhan 1444 hijriah kolaboratif tiga stakeholder ini akan berlangsung mulai hari ini, Senin (27/3/2023). Untuk kali pertama, Safari Ramadhan digelar di Musala Baitul Karim Dusun Klagen Desa Ngembung Kecamatan Cerme usai salat Tarawih.

Ketua MUI Kecamatan Cerme, KH Agus Mahrus Huda, menyampaikan rasa terima kasih yang tinggi kepada semua pihak yang bekerja sama menyukseskan safari ramadhan ini, “Semoga makin banyak pihak yang turut mendukung penyelenggaraan Safari Ramadhan pada tahun-tahun mendatang,” tuturnya.

Sementara Ketua DMI Kecamatan Cerme, H. Mohammad Saji, dalam kesempatan yang sama berpesan kepada masyarakat untuk memperbanyak amal ibadah. Khususnya di bulan suci Ramadan 1444 H, “Mari kita gunakan momentum untuk memperbanyak amal ibadah pada Ramadan ini,” ajaknya.

Pada gilirannya, Ketua MWCNU Cerme, H. Masidi menyampaikan silaturrahim menjadi amalan yang baik sehingga nantinya kiranya dapat diunduh pada hari akhir, “Atas nama Pengurus MWCNU Cerme mengucapkan terima kasih kepada pengurus musala yang sudah menyiapkan tempat dan lainnya. Ini merupakan penghormatan bagi kami, semoga shodaqoh bapak/ibu diberi balasan, oleh Allah atas silaturahmi Pengurus MWCNU, DMI, dan MUI, Muspika Pak Camat Cerme juga mendukung kegiatan ini,” terangnya.

Simak Juga:  PAC IPNU IPPNU Cerme Gresik Lakukan Turba dan Fasilitasi Rapat Anggota II PR IPNU IPPNU Padeg

H. Masidi juga menyinggung bila MWCNU Cerme memiliki program kerja yang membutuhkan pemahaman bersama, yakni Pembangunan Rumah Sakit NU Kabupaten Gresik yang ditempatkan di Kecamatan Cerme. “Untuk mewujudkan Rumah sakit ini,  membutuhkan bantuan semua pihak. Nantinya, kehadirannya pun diperuntukkan untuk masyarakat umum, tidak untuk NU saja,” tandasnya.

Maka untuk mewujudkannya, sambung Masidi, bantuan juga tekad harus nampak sebagai bentuk dukungan nyata pendirian Rumah Sakit NU di Kabupaten Gresik ini.

Sebagai tuan rumah Safari Ramadhan 1444 Hijriah, Ustaz Salman Al Farisi selaku perwakilan Takmir Musala Baitul Karim, merasa terhormat dipercaya menjadi salah satu tuan rumah upaya merajut silaturahmi ini. “Merasa sangat terhormat  atas kehadiran dari Pengurus MWCNU Cerme, DMI Kec. Cerme dan MUI Kec. Cerme di Musala kami, Baitul Karim Dusun Klagen. Suatu kehormatan besar bagi dusun Klagen dihadiri banyak Ahlu ilmi. Semoga kedepannya dapat bersilaturrahim dan besok kita dapat dikumpulkan bersama-sama disurga, Amin,” ujar Salman Al Farisi.

Camat Cerme, H. Umar Hasyim, mengaku kagum dengan jamaah dusun Klagen. Ia melihat warga antusias untuk melaksakan ibadah ramadhan. Pada kesempatan ini ia sampaikan sejumlah program Pemerintah Kabupaten Gresik, “Saya terima kasih banget dari MWCNU, DMI, MUI Kec. Cerme, yang sudah peduli di ranting-ranting dan dari PCNU Gresik juga turba ke MWC-MWC. Tadi ada rencana membangun rumah sakit. Saya sampaikan Pemerintah Kabupaten Gresik telah meluncurkan UHC, ini program penjamin pengobatan dan tidak perlu bayar, cukup bawa KTP,” jelasnya.

Simak Juga:  Meriahnya Tanding Silaturrahim Harlah ke 37 Pagar Nusa

Camat juga sampaikan bila Ramadhan kali ini pada tanggal 20-23 April 2023, Bupati melalui Dinas Perhubungan menyediakan Mudik Gratis, ia mempersilahkan bila ada warga setempat yang ingin mudik agar bisa segera mendaftarkan diri.

Safari Ramadhan tersebut juga menghadirkan Pembicara yakni Ustaz H. Masmu’ad, dari unsur MWCNU dan DMI Kecamatan Cerme. Dalam majelis itu, ia menyampaikan beberapa tausiyah, “Berat ringannya ibadah itu tergantung iman seseorang. Untuk itu mari kita kuatkan ibadah-ibadah yang ada, dan Alhamdulillah jamaah disini penuh,” ungkapnya.

H. Masmu’ad menjelaskan bila tambah besar pahalanya tambah berat melaksanakannya. Itu karena cobaannya juga semakin banyak mengiring, serta semakin beragam bentuknya, “Puasa itu ngeker maksudnya adalah mencegah dari hal-hal yang membatalkan puasa dari imsak Shubuh sampai Maghrib, perlu kita perhatikan juga waktu berbuka dipastikan ikut waktu kabupaten Gresik, agar ibadah kita lebih sempurna,” lanjutnya.

Ia juga menengahkan sodaqoh, amal jariyah yang pada hakikatnya manusia lah yang membutuhkannya. “Sodaqoh ini yang akan ikut kita besok ke akhirat oleh karena itu mari kita dukung pendirian rumah sakit NU Gresik,” ajak Masmu’ad dalam di penghujung tausiyahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *