MWCNU Ujungpangkah Gelar Upgrading Kejam’iyahan dan Rapat Kerja

oleh -62 Dilihat

UJUNGPANGKAH | NUGres – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ujungpangkah masa khidmat 2021-2026 menggelar Upgrading Kejam’iyahan dan Rapat Kerja di Pondok Pesantren Mambaul Ihsan, Banyuurip Ujungpangkah Gresik, Selasa, (16/12/2021).

Ketua Tanfidziyah MWCNU Ujungpangkah Gus Nafisul Athok mengatakan kegiatan ini sebagai ikhtiar peningkatan ghirah dan kapasitas pengurus disemua tingkatan. Utamanya, memberikan pembekalan pengurus dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas.

“Tujuannya menguatkan jam’iyah NU di semua lini kehidupan harus sejalan dengan Khomsah Harakah yang diamanatkan oleh PWNU Jawa Timur,” katanya.

Menurut Gus Nafisul Athok, ada lima gerakan yang harus diterapkan oleh pengurus. Antara lain, gekaran kaderisasi dan pendataan, Pendidikan berkualitas untuk menyiapkan kader NU yang unggul, Gerakan ke mandirian ekonomi, Gerakan Kesehatan dan Kesejahteraan Ummat.

Simak Juga:  14 Madrasah Ibtidaiyah Ikuti Pemilihan Pelajar Teladan LP Maarif NU MWC Ujungpangkah

“Terakhir  Gerakan literasi dakwah dan khasanah NU melalui mengoptimalkan media digital,” bebernya.

Sementara itu, Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Dr KH Miftah Faqih yang turut hadir dalam acara tersebut juga turut memberikan pencerahakan kepada pengurus. Dia menegaskan, Rapat kerja yang akan dilaksanakan MWCNU Ujungpangkah harus sesuai dengan Visi dan Misi besar Nahdlatul Ulama.

“Starting point Infrastruktur organisasi terbangun mulai dari PBNU sampai anak ranting jika grand idea nya dan Visi Misi organisasinya direncanakan dengan menyesuaikan realitas yang ada,” tuturnya.

Dalam menuangkan program kerja, Kyai Mif meminta, agar pengurus tetap mencirikan nilai tawadhuk, moderat, tawasuth, tawazun, tasamuh dan I’tidal, hal itu tetap disesuaikan dengan kondisi di wilayahnya masing-masing daerah.

Simak Juga:  Kala Wakil Ketua PCNU Gresik Gus Nadlilah Wedar Spirit Khidmat KH Masbuhin Faqih

“Karena yang melatarbelakangi lahirnya Nahdlatul Ulama, yakni Li Himayatil Ummah, Wa Himayati ad Daulah, Wa Ishlahid Dunya, ada kepedulian yang dihadapi oleh warganya, ada kepedulian terhadap problematika yang dihadapi oleh bangsanya, dan problem internasional,” jelasnya.

Pewarta : Syafik Ho
Editor : Alamsyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *