GRESIK | NUGres – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Gresik melaksanakan audiensi bersama Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Parekrafbudpora) Kabupaten Gresik.
Audiensi yang berlangsung di Kantor Dinas Parekrafbudpora pada Rabu 5 November 2025 pukul 13.00 WIB, menjadi langkah awal PC IPNU IPPNU Gresik dalam membangun sinergi strategis antara pelajar NU dan pemerintah daerah.
Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk menyamakan visi serta memperkuat kolaborasi dalam pengembangan potensi pelajar, santri, dan pemuda Gresik, khususnya di bidang pariwisata, ekonomi kreatif, olahraga, dan kebudayaan.
Dalam forum dialog tersebut, jajaran pengurus PC IPNU IPPNU Gresik menyampaikan sejumlah gagasan konkret terkait arah program kerja ke depan.
Beberapa di antaranya meliputi rencana pelatihan dan pendampingan ekonomi kreatif bagi pelajar, penguatan literasi digital untuk mendorong inovasi di kalangan muda, serta kolaborasi dalam kegiatan kebudayaan dan pelestarian tradisi lokal melalui event pelajar bernuansa edukatif dan religius.
Selain itu, PC IPNU IPPNU Gresik juga menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam membuka ruang partisipasi generasi muda agar lebih terlibat dalam kebijakan publik dan pengembangan potensi daerah.
Audiensi ini menjadi momentum bagi organisasi pelajar NU untuk menunjukkan bahwa pelajar tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek aktif yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Gresik.

Kadiaparekrafbudpora Gresik drg. Saifudin Ghozali, menyambut positif audiensi ini dan mengapresiasi semangat para pelajar NU yang terus berinovasi serta berkomitmen untuk berkontribusi melalui berbagai kegiatan yang kreatif dan berdampak sosial.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kolaborasi bersama organisasi kepemudaan untuk mendorong lahirnya gagasan-gagasan segar di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang melibatkan peran pelajar.
Ketua PC IPNU Gresik, Moh. Fatkhur Rohman, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari komitmen awal kepengurusan baru untuk memperluas jejaring dan meneguhkan arah gerak organisasi.
“Kami percaya pelajar hari ini bukan hanya penerus, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah. Sinergi ini menjadi titik awal bagi kami untuk berkontribusi secara konkret dalam membangun Gresik yang lebih maju dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC IPPNU Gresik, Aminatus Sholikhah, menambahkan bahwa kolaborasi dengan pemerintah merupakan langkah penting agar suara dan karya pelajar dapat tersampaikan secara lebih luas.
“Kami ingin IPPNU menjadi ruang bagi pelajar putri untuk berkembang dan berdaya, sekaligus mengambil peran dalam penguatan sektor budaya dan kreativitas lokal,” ungkapnya.
Pertemuan ini sekaligus menegaskan semangat baru IPNU-IPPNU Gresik periode 2025–2027 dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta memastikan setiap program memiliki nilai kebermanfaatan bagi pelajar, masyarakat, dan daerah.
Melalui audiensi ini, PC IPNU-IPPNU Gresik berharap sinergi antara pelajar, pemuda, dan pemerintah dapat terus terjalin erat, sejalan dengan visi bersama yakni “Membangun Gresik yang kreatif, berdaya, dan berkarakter”.
Editor: Chidir Amirullah

