Perkuat Peran Perempuan NU, Fatayat Kebomas Gresik Rayakan Maulid Nabi dengan Semangat Kebersamaan

Luthfi Anshori - NUGres Luthfi Anshori - NUGres
Pimpinan Anak Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Kebomas memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus melaksanakan kegiatan rutin Diba’ dan anjangsana, Ahad (5/10/2025). Foto: dok PAC Fatayat NU Kebomas/NUGres

KEBOMAS | NUGres – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus melaksanakan kegiatan rutin Diba’ dan anjangsana, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kebomas menggelar acara penuh khidmat di Masjid Raden Fatichal, Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, pada Ahad (5/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU Kebomas KH Muchsin Munhamir, Ketua TP PKK Kecamatan Kebomas Wahyu Tri Joko Efendi, Kepala Desa Klangonan M Ajir Sayuti, serta lebih dari 160 peserta dari berbagai ranting Fatayat NU di wilayah Kebomas. Acara diawali dengan pembacaan Maulid Diba’ yang dipimpin secara khusyuk oleh para jamaah.

Ketua PAC Fatayat NU Kebomas, Dewi Mujiati, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perkembangan organisasi di wilayahnya.

“Sebelum saya menjabat, jumlah ranting PAC Fatayat NU Kebomas hanya tujuh. Alhamdulillah, sekarang sudah menjadi 19 Pimpinan Ranting,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kekompakan antara pengurus PAC dan ranting. “PAC tanpa ranting tidak akan bisa berjalan, begitu pula sebaliknya. Kita harus bersama-sama bergerak dan berjuang untuk memajukan Fatayat NU dengan menjaga hati, menurunkan ego, serta memperkuat semangat kebersamaan,” tambahnya.

Sahabat Dewi juga menegaskan visi kader Fatayat NU, yakni “Menguat Bersama, Maju Bersama untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia”.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Mauidhah hasanah oleh KH Muchsin Munhamir. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya mendidik anak dengan nilai-nilai Islam, meneladani akhlak Rasulullah SAW, dan membiasakan bersedekah melalui LAZISNU sebagai bentuk kepedulian sosial.

Selain itu, KH Muchsin juga mengingatkan pentingnya menanamkan adab dan pendidikan yang baik sejak dini, serta mendorong para orang tua untuk mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada lembaga pendidikan Ma’arif NU.

“Adab harus ditanamkan sebelum ilmu. Anak-anak kita perlu dibimbing agar menjadi generasi yang berakhlak dan berilmu. Karena itu, mari kita percayakan pendidikan mereka di lembaga-lembaga Ma’arif yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah,” pungkasnya.

Penulis: Luthfi Anshori
Editor: Chidir Amirullah

Leave a comment